UNHCR Diminta Segera Pindahkan Imigran Rohingya di Lhokseumawe

UNHCR Diminta Segera Pindahkan Imigran Rohingya di LhokseumaweFoto: Mulyadi/HabaAceh.id

"Sudah sejak awal mereka akan dipindahkan ke bekas kantor imigrasi warga protes dan kemarin sudah terjadi demonstrasi," kata Ridha.

Lhokseumawe- Pemerintah Kota Lhokseumawe meminta United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) mempercepat melakukan pemindahan ratusan imigran Rohingya yang kini ditampung di bekas kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe.

Camat Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Ridha Fahmi, mengatakan sudah sejak awal warga menolak dan keberatan pengungsi Rohingya ditampung di lokasi tersebut.

“Sudah sejak awal mereka akan dipindahkan ke bekas kantor imigrasi warga protes dan kemarin sudah terjadi demonstrasi,” katanya, Jumat (9/12).

Dia menyebutkan pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pihak UNHCR agar segera melakukan langkah-langkah pemindahan.

Menurutnya, pihak UNHCR telah menerima petisi dari warga untuk dibahas dilevel yang lebih tinggi dengan otoritas Indonesia. “Semoga segera ada titik temu. Sehingga tidak menjadi masalah berkelanjutan di Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe,” jelas Ridha.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Ulee Blang Mee, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mengelar aksi penolakan pengungsi Rohingya di depan bekas Kantor Imigran Kota Lhokseumawe, Kamis (8/12/2022).

Mereka meminta agar organisasi penanganan pengungsi UNHCR memindahkan 229 rohingnya asal Myanmar yang ditampung sementara di lokasi itu untuk pindah dari desa mereka. UNHCR dan Rohingya dianggap tidak menghargai kearifan lokal serta tidak mematuhi syariat Islam selama menetap di lokasi itu.

Ada sebanyak 229 pengungsi Rohingya kini ditampung sementara di bekas kantor imigrasi setelah mendapatkan izin dari Dirjen Keimigrasian RI.

Imigran itu terdiri dari 110 orang terdampar di perairan Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara dan 119 warga Rohingya terdampar di perairan Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. 

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...