Terkait Penanganan Imigran Rohingya, UNHCR Masih Menunggu Koordinasi
Foto: Muliyadi/HabaAceh.id“Kita masih lakukan koordinasi dulu dengan pihak berwenang terkait mereka,” kata Nurul.
Aceh Utara - Sebanyak 119 etnis Rohingya yang terdampar di Perairan Krueng Geukuh tepatnya di Gampong Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, belum mendapat kepastian akan dipindahkan kemana.
Protection Associate UNHCR, Nurul Fitri Lubis, mengatakan pihaknya kini masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Aceh dan Daerah, Satuan Tugas Nasional (Satgas Nasional), serta Kementerian Luar Negeri terkait langkah penanganan selanjutnya.
“Kita masih lakukan koordinasi dulu dengan pihak berwenang terkait mereka,” kata Nurul, Rabu (16/11).
Nurul mengatakan, pihaknya kini masih menunggu instruksi dan keputusan dari pihak berwenang.
Keuchik Bluka Teubai, Azhari, mengatakan warga sudah sepakat imigran tersebut ditampung di balai nelayan. Bahkan, warga juga sudah mendirikan dapur umum dan tenda di lokasi.
“Kita tidak tahu sampai kapan mereka akan ditampung ini. Intinya, kita tunggu saja keputusan dari pemerintah,” katanya.
Diberitakab sebelum, sebanyak 119 imigran Rohingya terdiri dari laki-laki dewasa 61 orang, perempuan dewasa 36 orang, laki-laki anak-anak 12 orang dan perempuan anak-anak 10 orang kembali terdampar di Perairan Krueng Geukuh, Rabu (16/11) sekitar pukul 05.00 WIB.





Komentar