Dinkes Pidie Kebut Capaian Imunisasi Polio Anak

"Kita lakukan door to door dan petugas kita juga ke lapangan-lapangan," kata dr Arika.
Pidie - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat cakupan imunisasi polio terhadap anak, petugas bahkan langsung mendatangi rumah warga secara door to door.
"Kita lakukan door to door dan petugas kita juga ke lapangan-lapangan," kata Kepala Dinkes Pidie, dr Arika Husnayanti, Kamis (8/12).
Selain itu, kata Arika, pihaknya juga melakukan sweeping ke sekolah-sekolah untuk menyasar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi polio.
"Sweeping itu kayak tadi ke sekolah-sekolah untuk yang belum mau melakukan imunisasi. Jadi, dari data di mana anak yang belum diimunisasi itu menjadi sasaran kita pada tahap sweeping," ujarnya.
Arika menyebutkan, pihaknya memliki waktu sehari lagi untuk menyelesaikan target 95 persen. Namun, jika cakupan imunisasi di daerah itu tidak mencapai target, Dinkes Pidie akan menyerahkannya ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
"Nanti kita serahkan ke Kementerian Kesehatan bagaimana solusinya, yang penting kami berusaha dulu, kalau tidak mencapai, bagaimana solusi ke depannya, apa yang harus kita lakukan," ungkapnya.
Dinkes Pidie mencatat sebanyak 75.693 anak di kabupaten itu telah menerima imunisasi polio. Capaian tersebut merupakan hasil pelaksanaan imunisasi yang berlangsung selama sepekan terakhir.
"Jadi total anak yang sudah diimunisasi itu sudah mencapai 75.639 anak, dengan persentase 82,7 persen," kata Arika.
Arika menyebutkan, waktu untuk mengejar target sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio tersebut tinggal tersisa sehari lagi. Karena itu, mereka bekerja keras dengan melibatkan lintas sektor guna menuntaskan target yang dibebankan oleh Kementerian Kesehatan itu.
"Besok terakhir, makanya hari ini kita kerja keras hari ini. Mudah-mudahan tidak lama lagi (mencapai target)," pungkasnya.










Komentar