Imunisasi Massal Polio di Aceh Berlangsung Dua Tahap

Imunisasi Massal Polio di Aceh Berlangsung Dua TahapFoto: Antara/Irwansyah Putra
Balita mendapat imunisasi vaksin polio tetes (Oral Poliomyelitis Vaccine) yang diberikan petugas kesehatan Puskesmas Ulee Kareng di Banda Aceh, Aceh, Senin (21/11/2022).

"Polio hanya dapat dicegah dengan imunisasi, makanya imunisasi polio itu sangat penting untuk langkah pencegahan," kata Hanif

Banda Aceh - Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mengharapkan kepada seluruh masyarakat, agar ikut mensukseskan imunisasi polio yang kini sedang berjalan.

Kepala Dinkes Aceh, Hanif, mengungkapkan sampai saat ini belum ditemukan adanya obat khusus untuk menyembuhkan polio. Satu-satunya cara memutuskan rantai virus itu adalah imunisasi.

"Polio hanya dapat dicegah dengan imunisasi, makanya imunisasi polio itu sangat penting untuk langkah pencegahan," kata Hanif dalam keterangannya, Minggu (27/11).

Selain itu, sebut Hanif, lingkungan sehat dan bersih juga termasuk sebagai salah satu upaya terbaik mencegah penularan polio. Contohnya seperti memperbaiki kualitas sanitasi lingkungan.

“Selain imunisasi, sanitasi lingkungan yang baik termasuk salah satu upaya yang tepat untuk mencegah penularan polio,” ujarnya.

Hanif menuturkan, imunisasi massal polio tahap pertama di seluruh Aceh akan dimulai sejak 5 Desember 2022. Kemudian, imunisasi polio tahap II akan dilaksanakan pada 5 Januari 2023.

Karena itu, Hanif mengharapkan, kepada seluruh orang tua agar mendukung program imunisasi ini untuk anak- anaknya di bawah usia 15 tahun.

Dalam hal ini Imunisasi untuk anak usia sekolah, juga akan dilakukan di sekolah masing-masing atau bisa juga ke posyandu dan puskesmas terdekat. Imunisasi polio tahap I dan II dilakukan melalui tetes vaksin by oral (ke mulut) dan tidak melalui injeksi (suntik).

“Anak- anak kita tidak perlu takut. Kita pilih metode imunisasi yang paling mudah, cepat, dan aman. Cakupan keberhasilan imunisasi ini kita targetkan 95 persen. Jika tak tercapai, akan kita ulang atau optimalkan lagi," pungkasnya.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...