Ada Wanita Hamil dalam Rombongan Rohingya yang Terdampar di Aceh Besar

Ada Wanita Hamil dalam Rombongan Rohingya yang Terdampar di Aceh BesarFoto: Iskandar
Rohingya di Lamnga Aceh Besar

Aceh Besar – Sebanyak 184 imigran Rohingya kembali terdampar di pantai Gampong Baro, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Dari jumlah itu, terdapat seorang wanita dalam kondisi hamil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun HabaAceh.id, selain seorang wanita hamil, dalam rombongan tersebut juga terdapat empat pengungsi yang sakit. 

“Kondisi sebagaimana kita lihat bersama pada umumnya sehat, tapi di antara perempuan dewasa ini ada satu orang yang hamil dan ada empat orang yang sakit,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, Minggu (8/1).

Fahmi menyebut, terkait kondisi imigran yang hamil dan sakit, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dokter di Puskesmas terdekat untuk dilakukan pengecekan kesehatan lebih lanjut. 

“Langkah selanjutnya akan di data oleh pihak Imigrasi. Kemudian untuk pelayanan kesehatan dan lain-lainnya akan diurus oleh IOM, UNHCR dan Dinsos,” ujarnya. 

Lebih lanjut, kata Fahmi, para imigran tersebut akan ditempatkan sementara di kantor UPTD Rumoh Seujahtra Beujroh Meukarya Ladong Tuna Sosial Dinsos Aceh, bersama pengungsi yang juga terdampar sekitar sebulan yang lalu. 

“Jadi rencana untuk pengungsi ini kami sudah koordinasi dengan BPBD Aceh Besar sama Imigrasi, Dinas Sosial, kemudian IOM dan UNHCR jadi sore ini pengungsi akan kami geser ke pengungsian UPTD Dinas Sosial, di Ladong bersama yang sebelumnya,” sebutnya.

“Jadi untuk makan dan kesehatan akan diurus oleh IOM, UNHCR dan Dinas Sosial,” tambahnya.

Sebelumnya diketahui, 184 imigran tersebut masing-masing terdiri dari 69 orang pria dewasa, 75 wanita dewasa, 22 anak laki-laki dan 18 orang anak perempuan. 

Fahmi mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak dapat memastikan apakan akan ada lagi imigran Rohingya mendarat. Pasalnya, kedatangan imigran gelap itu tidak pernah terdeteksi atau secara tiba-tiba.

“Kami belum dapat info karena kita tidak mendeteksi kapal lainnya. Seperti yang ini tadi memang tidak terdeteksi sama sekali,” ujarnya.

 

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...