Imigran Rohingya di Aceh Besar akan Ditangani UNHCR dan IOM

Imigran Rohingya di Aceh Besar akan Ditangani UNHCR dan IOMFoto: Rianza/HabaAceh.id
Sebanyak 58 imigran Rohingya terdampar di pesisir pantai Desa Ladong, Kecamatan Krung Raya, Aceh Besar, Minggu (25/12).

“Pihak Kemenlu juga akan segera turun ke Aceh untuk melihat dan menyelesaikan masalah pengungsi Rohingya itu,” ujarnya.

Aceh Besar - Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto memastikan 57 imigran Rohingya yang mendarat di pesisir pantai Desa Ladong, Kecamatan Krung Raya, kabupaten setempat akan ditangani oleh pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan International Organisation Migration (IOM).

“Kita telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi a mereka telah berkordinasi dengan pihak UNHCR dan IOM yang menyatakan akan menangani para kaum migran dari Myanmar itu,” kata Iswanto, Minggu (25/12).

Iswanto menyampaikan, sesuai hasil koordinasi dengan Kadis Sosial Aceh, Yusrizal, maka para pengungsi itu ditampung sementara di Gedung UPTD Dinsos Aceh di Ladong atau tidak jauh dari lokasi pendaratan.

Selain itu, kata Iswanto, berdasarkan hasil koordinasi dengan Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Maka pihak Kemenlu dikabarkan akan segera turun ke Aceh. 

“Pihak Kemenlu juga akan segera turun ke Aceh untuk melihat dan menyelesaikan masalah pengungsi Rohingya itu,” ujarnya.

Iswanto juga mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan perwakilan IOM di lokasi penampungan sementara, pihaknya menyatakan bersedia memberikan bantuan dalam bentuk logistik bagi para imigran tersebut.

“Untuk masa darurat, saya telah koordinasi dengan perwakilan IOM dan mereka siap mendukung logistik, sambil menunggu pihak UNHCR yang sedang dalam perjalanan dari lhokseumawe menuju kemari,” ungkap Iswanto.

Diketahui, kini 57 imigran Rohingya itu telah dipindahkan ke tempat penampungan sementara di kantor UPTD Rumoh Seujahtra Beujroh Meukarya Ladong Tuna Sosial Dinsos Aceh.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...