Satpol PP Banda Aceh Akui Kewalahan Atasi Kemunculan Gepeng
Foto: Antara Foto/Rahmad“Siang malam ada, begitu bergerak semua simpang di cek, semua regu bergerak ketika ada pengemis dan lain-lainnya,” ujarnya.
Banda Aceh - Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Muhammad Rizal, mengaku sudah kewalahan mengatasi kemunculan para gelandangan dan pengemis (gepeng) yang saban hari kian bertambah.
Menurutnya, berbagai upaya dilakukan Satpol PP dan WH Banda Aceh untuk menindak anak jalanan dan gepeng di ibu kota provinsi Aceh itu. Namun, mereka ini terus bermunculan.
“Orang baru yang bertambah. Bahkan yang kita amankan berulang kali. Kendala untuk kita amankan hanya saja mereka selalu muncul setiap hari,” kata Rizal kepada HabaAceh.id, Kamis (19/1).
Ia menyebut, para anak jalanan dan gepeng yang diamankan itu biasanya akan digelandang ke rumah singgah Dinas Sosial (Dinsos) Banda Aceh untuk di data identitas dan diberi pengarahan.
“Siang malam ada, begitu bergerak semua simpang di cek, semua regu bergerak ketika ada pengemis dan lain-lainnya,” ujarnya.
Rizal mengaku, selama ini Satpol PP dan WH Banda Aceh terus melakukan patroli dan penindakan terhadap anak jalanan dan gepeng, tanpa menunggu arahan dari siapa pun.
Penindakan itu biasanya menyasar kawasan-kawasan lampu merah seperti di simpang Jam, simpang Jambo Tape, simpang Dodik, simpang Batoh dan lainnya.
“Tanpa ada arahan dari DPRK pun kita sudah melakukan penindakan setiap harinya,” ujarnya.









Komentar