Para Orang Tua di Aceh Diminta Pastikan Anaknya Diimunisasi Polio Lengkap

Para Orang Tua di Aceh Diminta Pastikan Anaknya Diimunisasi Polio LengkapFoto: Rianza/HabaAceh.id
Foto: Menkes Budi saat meneteskan vaksin polio kepada siswa di Banda Aceh.

Banda Aceh - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin, meminta para orang tua khususnya ibu-ibu di Aceh untuk memastikan agar anaknya mendapatkan imununisasi polio lengkap.

Menurutnya, Aceh termasuk salah satu daerah cakupan imunisasinya rendah. Karena itu, ia mengajak orang tua dan semua pihak untuk memutuskan rantai virus polio dengan cara menuntaskan vaksin polio bagi anak. 

"Kalau sampai anak-anak kita kena, dia enggak bisa jalan, sedih kita lihat karena cacat. Tidak ada satu orang pun ibu yang ingin anaknya cacat. Oleh karena itu saya berpersan ibu-ibu di rumah, pastikan anaknya itu diimunsiasi polio lengkap," katanya saat menghadiri kegiatan Pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Anjong Mon Mata, Kompleks Pendopo Gubernur Aceh, Senin (5/12). 

Budi menyebutkan, setiap anak wajib mendapatkan imunisasi polio yakni empat kali vaksin polio tetes saat usia 1 - 4 bulan dan dilanjutkan dua kali polio suntik saat usia menginjak 4-9 bulan.

Vaksin polio harus diberikan secara lengkap, kata Budi, jika ada yang terlewatkan maka sang anak akan sangat rentan terjangkit polio. 

"Kenapa banyak? Karena tipe virus banyak, dan itu harus lengkap. Kalau tidak lengkap bisa kemasukan (masuk virus)," ujarnya.

"Jadi titip, ibu-ibu diingatin empat kali polio tetes, dua kali polio suntik. Supaya anak ibu jangan cacat, karena kalau kena cacat, tidak bisa berdiri, sangat kasian anak-anak," tambahnya.


Di samping itu, Budi tidak menampik terkait ramainya orang tua yang menolak anaknya untuk diimunisasi. Menurutnya, hal itu dipengaruhi karena kurangnya pemahaman tentang polio.


"Saya jujur, saya aja baru lihat polio itu, kalau kena anak itu cacat, saya yakin tidak ada orang tua yang mau anaknya cacat. Saya yakin para orang tua di Aceh pasti akan membawa anak-anaknya ke imunisasi," ungkap Budi.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...