IOM Puji Aceh dalam Melindungi Imigran Rohingya
Foto: Rianza/HabaAceh.id“Termasuk pengujian COVID-19 dan dan kesehatan mental dan dukungan psikososial,” ujarnya.
Banda Aceh – International Organization for Migration (IOM) Indonesia memuji pemerintah dan masyarakat Aceh terkait pemberian perlindungan dan bantuan terhadap 57 imigran Rohingya yang mendarat di Perairan Aceh Besar.
“IOM memuji pemerintah dan masyarakat setempat di Indonesia (Aceh) yang dengan semangat kemanusiaan telah memberikan bantuan kepada mereka (Rohingya) yang membutuhkan pelindungan,” kata Kepala Misi IOM di Indonesia, Louis Hoffmann dalam keterangan tertulis, Selasa (27/12).
Louis mengatakan, IOM saat ini telah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) dan pemerintah daerah untuk memastikan pendaratan yang aman bagi kelompok pengungsi Rohingya tersebut.
Tidak hanya itu, IOM akan terus bekerja dengan mitra-mitra terkait untuk memastikan kebutuhan tempat tinggal sementara, air, dan kebutuhan inti terpenuhi dalam beberapa hari mendatang.
“Termasuk pengujian COVID-19 dan dan kesehatan mental dan dukungan psikososial,” ujarnya.
Sebelumnya, sebanyak 57 imigran gelap Rohingya terdampar di pesisir pantai Komplek Benteng Indra Patra, Gampong Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Minggu (25/12) sekitar pukul 10.00 WIB.
Puluhan imigran Rohingya ini terdampar setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan di tengah laut.
Saat ini, mereka ditampung sementara waktu di UPTD Rumoh Seujahtera Beujroh Meukarya Ladong Tuna Sosial Dinas Sosial Aceh, di Desa Ladong, Aceh Besar.






Komentar