4 Imigran Rohingya Kembali Kabur dari Penampungan Lhokseumawe

4 Imigran Rohingya Kembali Kabur dari Penampungan LhokseumaweFoto: Mulyadi/HabaAceh.id
Rohingya di Aceh Utara

“Empat imigran kabur dari penampungan sementara merupakan gelombang kedua yang melarikan diri,” kata Ridha.

Lhokseumawe– Sebanyak empat imigran Rohingya kembali kabur dari penampungan sementara di bekas Gedung Imigrasi, Kota Lhokseumawe. Sudah ada dua gelombang imigran dari tempat itu. 

“Empat imigran kabur dari penampungan sementara merupakan gelombang kedua yang melarikan diri,” kata Camat Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Ridha Fahmi, saat dikonfirmasi, Selasa (20/12).

Ridha Fahmi mengetahui pengungsi Rohingya itu kabur setelah mendapat informasi. Dia meminta imigran di sana segera dipindah ke tempat lebih layak.

“Jadi sebaiknya mereka segera dipindahkan ke lokasi layak dan aman, sehingga peristiwa seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari," jelasnya.

Kabag Humas Polres Lhokseumawe, Salman Al Farisi mengaku belum mengetahui adanya empat Rohingya kabur. Menurutnya, polisi masih memeriksa tiga orang yang diduga membawa imigran dari Lhokseumawe ke Medan. 

“Kalau yang lama itu masih penyidikan, posisinya pengembangan. Jadi belum ada update terbaru,” pungkasnya.

Diberikan sebelumnya, sebanyak 229 pengungsi Rohingya mendarat di perairan Aceh Utara. Mereka datang dalam dua gelombang, yaitu gelombang pertama sebanyak 110 etnis Rohingya mendarat di perairan Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu pada 15 November 2022.

Sedangkan gelombang kedua terdapat 119 etnis Rohingya mendarat di perairan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Keberadaan pengungsi Rohingya di eks kantor imigrasi itu sempat didemo oleh warga lokal. Mereka diminta segera pindah dari lokasi itu karena tidak menghormati penegakan syariat Islam di Aceh. 

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...