Cegah Antrean BBM, Pertamina Diminta Sosialisasikan Penggunaan Mypertamina

Cegah Antrean BBM, Pertamina Diminta Sosialisasikan Penggunaan MypertaminaFoto: Rianza/HabaAceh.id
Antrean panjang kendaraan saat mengisi BBM di salah satu SPBU di Banda Aceh.

"Pihak kami hanya mendistribusikan BBM ke empat kabupaten/kota, yaitu Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, dan Aceh Jaya. Saat ini kuota juga cenderung ada peningkatan," demikiannya.

Banda Aceh - Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Sony Sonjaya meminta pihak PT Pertamina (Persero) agar lebih aktif mensosialisasikan penggunaan aplikasi Mypertamina kepada masyarakat, guna mencegah antrean panjang saat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan dengan antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), begitu juga kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite.

“Selain dari konsumen, faktor itu juga dari pihak Pertamina. Oleh karena itu, Mypertamina adalah salah satu solusi," kata Sony.

Hal tersebut disampaikan Sony dalam rapat koordinasi lintas sektor penanggulangan antrean panjang BBM subsidi pada SPBU, di Mapolda Aceh, Jumat (9/12) kemarin. 

Sony menyebut, penjualan minyak yang tidak tepat sasaran juga menjadi penyebab terjadinya antrean panjang dan kelangkaan BBM subsidi jenis solar dan pertalite.

Hasil pengecekan petugas, kata Sony, kelangkaan BBM dan antrean panjang yang terjadi selama ini juga disebabkan karena adanya pembelian BBM oleh konsumen secara bersamaan.

“Selain itu karena keterlambatan pengiriman dari depot PT Pertamina Terminal Krueng Raya, kepanikan konsumen atau pembeli pada saat pembongkaran minyak dan kendala operasional akibat alat transportasi,” jelasnya.

Oleh karenanya, ia berharap seluruh stakeholder dapat saling bekerja sama dalam hal pengawasan, mencari penyebab dan solusi untuk mengatasi antrean dan isu kelangkaan BBM subsidi jenis solar dan pertalite.

Di samping itu, Sony juga meminta agar Pertamina membuat imbauan khusus kepada konsumen mengenai penggunaan BBM subsidi berdasarkan surat edaran gubernur.

“Leading sektor juga diminta untuk meningkatkan sosialisasi penggunaan aplikasi Mypertamina kepada masyarakat serta memberikan pelatihan kepada operator-operator pengguna aplikasi Mypertamina di setiap SPBU,” kata Sony.

Sementara, Manager Area PT Pertamina Terminal Krueng Raya Fachrizal mengatakan, pihaknya akan mengupayakan sosialisasi yang lebih masif agar masyarakat penikmat BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran.

Ia juga mengimbau konsumen membeli BBM subsidi berdasarkan surat edaran gubernur.

Fachrizal juga menyampaikan, bahwa pihaknya hanya mengikuti arahan dari retail Aceh PT Pertamina (persero) terkait dengan jumlah permintaan pengiriman BBM. Pendistribusian tersebut dilakukan hanya untuk empat kabupaten/kota.

"Pihak kami hanya mendistribusikan BBM ke empat kabupaten/kota, yaitu Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, dan Aceh Jaya. Saat ini kuota juga cenderung ada peningkatan," demikiannya.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...