Polisi Belum Terima Laporan Terkait Kantor NasDem Dilempar Telur Busuk

Polisi Belum Terima Laporan Terkait Kantor NasDem Dilempar Telur BusukFoto: Rianza/HabaAceh.id
Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh.

"Mari kita jaga keamanan dan ketertiban Aceh agar persepsi publik terhadap masa lalu Aceh menjadi berubah, menjadi provinsi yang aman dan tertib," ujar Winardy.

Banda Aceh - Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh dan lokasi panggung silaturrahmi Anies dilempar dengan telur dan kaus kaki busuk oleh orang tak dikenal (OTK). Terkait kasus ini polisi mengaku belum menerima laporan resmi.

"Sampai saat ini belum ada laporan yang kita terima baik dari Polresta atau Polda," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dikonfirmasi HabaAceh.id, Sabtu (3/12). 

Terkait aksi teror tersebut, kata Winardy, pihaknya meminta setiap pihak agar tidak mengulangi perbuatan yang sama. Hal itu demi menjaga kedamaian dan kenyamanan di tengah masyarakat. 

"Mari kita jaga keamanan dan ketertiban Aceh agar persepsi publik terhadap masa lalu Aceh menjadi berubah, menjadi provinsi yang aman dan tertib," ujar Winardy.

"Sehingga dapat mengundang investasi untuk kesejahteraan dan kemajuan Aceh," tambahnya. 

Sebelumnya, Ketua DPW Partai NasDem Aceh Teuku Taufiqulhadi mengatakan, Kantor DPW NasDem dan lapangan tempat silaturrahmi Anies dilempar dengan telur dan kaus busuk.

“Pagi-pagi sekali, penjaga kantor NasDem terkejut sekali ketika melihat halaman Kantor NasDem penuh dengan telur busuk dan kaos kaki busuk,” kata Taufiqulhadi.

Taufiqulhadi menuturkan, tindakan membenci Anies dan NasDem oleh oknum yang tidak bertanggungjawab ini sudah di luar batas akal sehat orang Aceh.  

Menurutnya, tindakan seperti itu belum pernah terjadi dalam kontestasi politik di Tanah Rencong. Melainkan suatu tindakan baru dalam politik di Aceh. 

“Karena itu, saya pikir ini bukan perilaku orisinal di sini. Tapi ini perilaku hasil impor,” ujarnya.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...