Kantor Partai Aceh Dijaga, Begini Penjelasan Polisi
Foto: Rianza/HabaAceh.id"Aceh sangat aman dan tertib, justru kita mengamankan hari 4 Desember untuk kegiatan-kegiatan positif, seperti syukuran dengan doa bersama atau dirangkai dengan maulid Nabi, santunan anak yatim, pembagian bansos, dan kegiatan lainnya," ujarnya.
Banda Aceh - Kantor Pusat Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA-PA) yang berlokasi di Lueng Bata, Banda Aceh dijaga aparat polisi dan Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP).
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan, penjagaan tersebut dilakukan dalam rangka untuk mengamankan peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada Minggu (4/12) besok.
"Itu penjagaan di objek-objek vital, salah satunya ada di Kantor PA dalam rangka pengamanan hari 4 Desember melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD)," kata Winardy saat dikonfirmasi HabaAceh.id, Sabtu (3/12).
Winardy menyebutkan, kendati Aceh sudah dalam kondisi damai, penjagaan hari milad GAM tetap dilaksanakan. Karena, kegiatan rutin yang dilakukan oleh polisi ini termasuk bagian dari SOP Polda Aceh dalam rencana pengamanan (Renpam).
"Aceh sangat aman dan tertib, justru kita mengamankan hari 4 Desember untuk kegiatan-kegiatan positif, seperti syukuran dengan doa bersama atau dirangkai dengan maulid Nabi, santunan anak yatim, pembagian bansos, dan kegiatan lainnya," ujarnya.
Kata Winardy, pada peringatan Milad GAM nanti, Pemerintah Aceh bersama TNI dan Polri mengadakan rangkaian acara syukuran, yakni doa bersama, santunan anak yatim, pembagian bansos, dan dapur lapangan untuk masak massal kuah beulangong di Lapangan Blang Padang.
"Kegiatan itu juga ikut mengundang seluruh kalangan masyarakat Aceh untuk menghadiri syukuran tersebut sebagai ucapan rasa syukur kepada Allah SWT yang selama ini telah memberikan keamanan dan ketertiban di bumi Serambi Mekkah," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Kantor Dwan Pimpinan Pusat Partai Aceh (DPA-PA) dijaga aparat polisi dan Satpol PP.
Juru bicara (Jubir) Partai Aceh Nurzahri mengatakan, pihaknya tidak mengetahui ihwal pengepungan yang dilakukan oleh aparat tersebut. Pengepungan sudah berlangsung sejak Jumat (3/12) kemarin.
"Enggak ada surat pemberitahuan terlebih dahulu, kami kurang tahu juga. Yang jelas kemarin mereka gelar pasukan di depan Kantor Partai Aceh. Dan kabarnya akan dikepung sampai tanggal 6 Desember," kata Nurzahri.
Ia menyebutkan, aparat tersebut mengepung Kantor PA dari segala sisi, dari pintu depan, pintu belakang dan pintu samping.
Saat ditanyai alasan dilakukannya pengepungan, aparat gabungan itu tidak memberitahukannya. Melainkan, mereka hanya memperlihatkan surat tugas dari atasan.
"Kita enggak dikasih tahu, enggak ada surat pemberitahuan ke Partai Aceh, yang ada surat tugas mereka. Tapi suratnya enggak diberikan ke kami, cuma di mereka aja," ujarnya.









Komentar