Breaking News

Pertamina Diminta Stop Suplai BBM ke SPBU yang Melanggar

Pertamina Diminta Stop Suplai BBM ke SPBU yang MelanggarFoto: Dok, istimewa

“Pertamina harus mengurangi atau menghentikan suplasi BBM subsidi jika ada SPBU yang melanggar," kata Nahrawi.

Banda Aceh – Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Aceh, Nahrawi Noerdin, meminta Pertamina regional Aceh agar menghentikan suplai bahan bakar minyak (BBM) subsidi ke SPBU yang nekat melakukan pelanggaran hukum.

“Pertamina harus mengurangi atau menghentikan suplasi BBM subsidi jika ada SPBU yang melanggar," kata Nahrawi dalam keterangan tertulis, Jumat (27/1).

Menurutnya, hukuman itu penting diterapkan guna menghindari penimbunan BBM oleh sejumlah pihak seperti yang ditemukan di Desa Dayah Baro, Kecamatan Kreung sabee, Aceh Jaya.

Lebih lanjut, Nahrawi mengapresiasi gerak cepat Polda Aceh dalam menangkap seorang terduga pelaku penimbunan BBM jenis solar, di Aceh Jaya.

"Terima kasih Pak Kapolda Aceh beserta seluruh jajaran kepolisian di Aceh yang telah membongkar penimbun BBM subsidi jenis sollar, kegiatan melanggar hukum seperti ini cukup meresahkan", ujarnya.

Sebelumnya, Tim Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Aceh berhasil meringkus seorang terduga pelaku penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. 

Pelaku berinisial MK (45) ditangkap dalam penggerebekan di kawasan Desa Dayah Baro, Kecamatan Kreung sabee, Aceh Barat, Kamis (26/1) kemarin.

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Winardy mengatakan, dalam penangkapan itu pihaknya berhasil mengamankan 31 drum berisi BBM jenis solar dengan berat total 6,2 ton.

"Benar, tim kami juga mengamankan BBM jenis solar dengan berat total 6,2 ton di lokasi," ujarnya. 

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Polda Aceh guna didalami terkait asal usul BBM tersebut, serta dilakukan proses hukum.

Barang bukti 6,2 ton BBM subsidi yang diamankan di Desa Dayah Baro, Kecamatan Kreung sabee, Aceh Jaya. Foto: istimewa.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...