Sudah Puluhan Tahun Jalan Pertanian di Meukek Aceh Selatan Belum Teraspal

Sudah Puluhan Tahun Jalan Pertanian di Meukek Aceh Selatan Belum TeraspalFoto : Julida Fisma/HabaAceh.id
Warga menunjukkan kondisi Jalan pertanian di Gampong Labuhan Tarok II, Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan.

“Lebih kurang hampir puluhan tahun jalan pertanian ini kondisinya belum diaspal,” ungkap salah seorang petani, Ruslan.

Tapaktuan - Jalan pertanian di areal persawahan warga tepatnya Gampong Labuhan Tarok II, Kecamatan Meukek,  Aceh Selatan hingga saat ini belum diaspal. Petani setempat sudah puluhan tahun belum merasakan fasilitas jalan yang baik untuk akses menuju ke kebun. 

“Lebih kurang  hampir puluhan tahun jalan pertanian ini kondisinya belum diaspal,” ungkap salah seorang petani, Ruslan kepada HabaAceh.id, Senin (23/1).

Ruslan mengungkapkan, badan jalan dengan luas empat meter dan panjang sekitar 1 kilometer lebih kondisinya dipadati oleh bebatuan dan kerikil tajam.

“Jadi petani dan pekebun setiap hari melalui jalan ini, meski kondisinya dipenuhi bebatuan dan kerikil tajam yang sewaktu-waktu bisa menusuk ban sepeda motor dan becak warga,” tuturnya.

Menurut Ruslan, jalan yang membelah sawah warga itu merupakan akses utama bagi petani saat mengangkut hasil panen.

“Boleh kita katakan akses utama bagi petani untuk mengangkut hasil panen, baik hasil panen padi maupun hasil kebun,” tuturnya.

Hal senada juga ungkapkan Muslim Isa, katanya, sejak dibangun puluhan tahun lalu hingga kini jalan tersebut belum tersentuh arus  pembangunan.

“Setau saya, jalan tersebut sudah lama sekali dalam kondisi seperti itu, karena  setelah dibangun dan ditimbun material hingga kini tidak pernah diaspal,” ucapnya.

Padahal, kata Muslim, kehadiran jalan tersebut sangat membantu para petani dan pekebun di Gampong labuhan tarok II.

“Akses jalan ini, selain melewati areal persawahan dan perkebunan juga media menuju objek wisata pemandian,” jelasnya.

Karena itu, Muslim berharap, agar jalan tersebut bisa dibangun dan diaspal oleh pemerintah sehingga bisa memudahkan para petani serta warga yang berkunjung ke objek wisata alam pemandian.

“Harapan kita kepada pemerintah dan instansi terkait agar jalan ini segera diaspal sehingga memudahkan warga yang beraktivitas untuk kebutuhan sehari-hari,” pintanya.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...