Kurang dari 24 Jam, Kota Lhokseumawe 8 Kali Diguncang Gempa Bumi
Foto: Dok. SHUTTERSTOCK/Andrey VPNamun, hingga saat ini belum ada laporan bangunan rusak akibat gempa tersebut. Kata dia, sudah 8 kali gempa bumi susulan terjadi dengan kekuatan antara magnitudo 2.3 dan terbesar 4,3.
Lhokseumawe - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat Kota Lhokseumawe dan sekitarnya diguncang gempa bumi sebanyak delapan kali dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.
Data BMKG, gempa pertama berkekuatan magnitudo 4.9 terjadi pada Senin (2/1) sekitar pukul 17.40 WIB. Gempa berada di koordinat 5,41 Lintang Utara (LU), 96,99 Bujur Timur (BT). Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 29 kilometer Barat Laut pada kedalaman 10 kilometer.
Kemudian gempa susulan terjadi pada Selasa (3/1) sekitar pukul 04.39 WIB dengan kekuatan 4,3 SR. Episenter terletak pada koordinat 5,49 Lintang Utara (LU), 96,98 Bujur Timur (BT). Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 37 kilometer Barat Laut pada kedalaman 2 kilometer.
Sedangkan gempa susulan ketiga berkekuatan magnitudo 4.1 terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Episenter terletak pada koordinat 5,43 Lintang Utara (LU), 97,01 Bujur Timur (BT). Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 30 kilometer Barat Laut pada kedalaman 4 kilometer.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin mengatakan berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini juga dirasakan warga Aceh Utara.
Namun, hingga saat ini belum ada laporan bangunan rusak akibat gempa tersebut. Kata dia, sudah 8 kali gempa bumi susulan terjadi dengan kekuatan antara magnitudo 2.3 dan terbesar 4,3.
BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami. BMKG mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.








Komentar