Warga Pijay Larut Dalam Zikir Mengenang Gempa dan Tsunami Aceh

Warga Pijay Larut Dalam Zikir Mengenang Gempa dan Tsunami AcehFoto: Nas/MJC/HabaAceh.id
Masyarakat Pijak gelar zikir dan doa bersama mengenang 18 tahun tsunami Aceh.

“Zikir, doa dan salawat yang kita lantunkan bersama hari ini merupakan bukti ketaatan kita kepada Allah SWT dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW,” ungkapnya.

Pidie Jaya -  Masyarakat Pidie Jaya larut dalam zikir dalam momen mengenang musibah gempa dan tsunami yang melanda Aceh 18 tahun silam serta gempa dahsyat di Pidie Jaya 6 tahun lalu. Doa bersama ini digelar di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Pidie Jaya,  Senin (26/12)

Masyarakat yang umumnya korban tsunami dan gempa Pijay, sebagian tampak tak sanggup  membendung air mata mengikuti lantunan zikir yang dipimpin oleh Tgk. H. Muhammad Nasir, atau lebih akrab dengan Walid Nasir Ulee Gle.

Ahmad Yani, Kepala Kemenag Pidie Jaya, mengatakan, peringatan tersebut bukan untuk membuka kenangan sedih masa lalu saat pada musibah gempa Pijay 6 tahun lalu dan tsunami Aceh yang terjadi pada 18 tahun silam.
 
“Kita hadir di sini bersama-sama untuk berdoa semoga arwah para syuhada kita dapat diterima di sisi Allah SWT, dan mudah-mudahan kita yang berdoa pun akan mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT,” harapnya.

Yani melanjutkan, kejadian gempa dan tsunami yang lalu dapat menyadarkan seluruh masyarakat Aceh, bahwa betapa kecil dan tidak berdayanya manusia di hadapan Allah SWT, dan setiap kejadian bencana tersebut harus menjadi pelajaran atau introspeksi diri dalam meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

“Zikir, doa dan salawat yang kita lantunkan bersama hari ini merupakan bukti ketaatan kita kepada Allah SWT dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW,” ungkapnya.

"Dalam kesempatan ini kami juga tidak bosan-bosannya mengajak seluruh warga Kemenag Pidie Jaya untuk senantiasa memakmurkan masjid dan menggemakan syiar di Pidie Jaya," pungkas Yani. (Nas/MJC)

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...