Harga Bumbu Dapur di Beureunuen Cenderung Naik

Harga Bumbu Dapur di Beureunuen Cenderung NaikFoto: Muhammad Isa/HabaAceh.id
Pedagang sayur di pusat pasar Beureunuen, Pidie. Kamis (5/1)

“Naik sejak akhir tahun lalu, kami tidak tahu kenapa naik yang jelas kami beli dipemasok semuanya sudah naik,” kata Marlina.

Pidie - Harga sejumlah kebutuhan bumbu dapur di pusat pasar, Beureunuen, Kabupaten Pidie cenderung naik meski beberapa di antaranya ada yang turun harga.

Kenaikan harga yang menonjol adalah cabai rawit yang naik dua kali lipat dari harga sebelumnya.

Seorang pedagang, Marlina mengatakan naiknya harga sejumlah kebutuhan bumbu dapur sudah berlangsung satu pekan lebih.

“Naik sejak akhir tahun lalu, kami tidak tahu kenapa naik yang jelas kami beli dipemasok semuanya sudah naik,” kata Marlina saat dikonfirmasi HabaAceh.id di pasar Beureunuen, Kamis (5/1).

Lanjut Marlina, harga cabai rawit naik dari harga Rp 35 ribu perkilogram menjadi Rp 60 ribu, cabai merah dari harga Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu, bawang merah lokal dari harga Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu perkilogram.

"Rata-rata naik lima ribu, kecuali cabai rawit yang naik dua kali lipat dari harga sebelumnya," ucap Marlina.

Sementara kebutuhan dapur yang harga turun yaitu tomat medan kini dijual seharga Rp 12 ribu perkilogram, sebelumnya dijual Rp 18 ribu, begitupun dengan harga jahe sebelumnya Rp 15 ribu kini dijual Rp 10 ribu. Untuk bawang putih masih normal dengan harga Rp 22 ribu perkilogram.

"Harga minyak goreng juga naik dua ribu, sebelumnya Rp 14 ribu kini dijual Rp 16 ribu. Telur ayam ras sebelumnya dijual 50 ribu, hari ini dijual 55 ribu per papannya," sebut Marlina. (Muhammad Isa)

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...