UNHCR Tidak Tahu soal Keberadaan Terpal Berlogo Mereka di Kapal Rohingya

UNHCR Tidak Tahu soal Keberadaan Terpal Berlogo Mereka di Kapal RohingyaFoto: Rianza/HabaAceh.id
Terpal UNHCR berada di kapal imigran Rohingya yang terdampar di pesisir pantai Desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar, Minggu (25/12).

"Kemungkinan mereka dapat dari waktu mereka tinggal di kamp sebelumnya," ujarnya.

Banda Aceh – Lembaga kemanusiaan internasional United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) tidak mengetahui terkait terpal berlogo mereka berada di kapal imigran Rohingya yang terdampar di perairan Aceh Besar pada Minggu (25/12).

"Kami juga tidak tahu bagaimana bisa ada terpal itu di sana," kata Associate External Relations-Public Information Officer-UNHCR, Mitra Salima kepada HabaAceh.id, Selasa (27/12).

Mitra menduga, keberadaan terpal UNHCR di kapal tersebut dibawa oleh imigran Rohingya saat melarikan diri dari kamp-kamp pengungsian. 

"Kemungkinan mereka dapat dari waktu mereka tinggal di kamp sebelumnya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pada kapal imigran Rohingya yang terdampar di pesisir pantai Desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar terdapat terpal ukuran besar berlogo UNHCR.

Kapal kayu yang mengangkut 57 imigran gelap itu terdampar karena mengalami kerusakan pada bagian mesin.

Terpal berwarna putih dengan tulisan UNHCR warna biru tersebut, tampak digunakan sebagai atap (penutup) untuk berlindung dari hujan dan panas.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...