Haba Aceh dalam Sepekan
Polio, Anies dan Milad GAM
HabaAceh.id akan menyuguhkan sebuah artikel rangkuman berita dari berbagai peristiwa di Aceh. Artikel ini dapat dibaca oleh pembaca setia kami setiap Senin pagi.
DALAM sepekan terakhir, ada tiga peristiwa yang menyulut perhatian publik di Aceh yakni penemuan virus polio pada anak di Kabupaten Pidie, kedatangan Anies Baswedan ke Banda Aceh dan pengamanan Kantor DPP Partai Aceh menjelang Milad GAM, 4 Desember 2022. Ketiganya bukan hanya menjadi perbincangan tingkat lokal tetapi juga di nasional. Peristiwa ini juga menjadi berita utama sejumlah media massa lokal maupun nasional termasuk HabaAceh.id, media yang Anda baca ini.
Temuan kasus polio telah mengalihkan perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI fokus untuk Aceh. Dalam hitungan hari digelar sejumlah pertemuan, salah satunya upaya mengejar target imunisasi bagi anak khususnya di Pidie dan Aceh umumnya agar terhindar dari polio. Di Indonesia, penyakit yang dapat menjadikan lumpuh layu ini disebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Alasannya, Indonesia telah mendapat sertifikat bebas polio dari WHO pada tahun 2014. Penghargaan ini merupakan sebuah prestasi besar di sektor kesehatan, sehingga pabila ditemukan satu kasus polio saja pada anak Indonesia secara otomatis disebut sebagai KLB yang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.
Faktor itu memicu capaian imunisasi polio pada anak di Pidie harus digenjot. Ditargetkan, pada 4 Desember 2022 sebanyak 9.100 anak di Pidie harus sudah diimunisasi. Untuk itu, Dinkes Aceh menghimbau kepada semua orang tua yang anaknya belum diimunisasi untuk membawa ke Pustu atau Puskesmas terdekat.
Program pemerintah melalui Dinas Kesehatan Aceh untuk penanganan polio di Kabupaten Pidie tidak semulus pengajuan sebuah program. Sejumlah tantangan turut membayang-bayangi. Namun, bagi Kemenkes, hal ini harus dihadapi dengan tenang melalui komunikasi dan sosialisasi kepada semua pihak.
Salah satu langkah dilakukan adalah briefing media. Media sebagai penyampai informasi kepada publik harus benar-benar memverifikasi informasi ketika mengangkat isu polio ini. Informasi bohong (hoaks) dapat membuyarkan kepercayaan masyarakat atas pentingnya imunisasi sebagai "anti bodi" bagi anak dari serangan berbagai penyakit termasuk polio.
"Satu saja informasi bohong (hoaks) beredar di masyarakat akan menganggu seribu informasi yang benar sebelumnya," begitu salah satu kutipan perwakilan Kemenkes RI saat briefing media pekan lalu di Aula Bapelkes Aceh terkait polio Pidie ini.
Anies Baswedan ke Aceh
Kedatangan Anies Baswedan ke Banda Aceh juga menjadi berita utama sejumlah media lokal dan nasional, termasuk HabaAceh.id.
Bahkan jauh sebelum Anies tiba di Banda Aceh, kedatangannya sudah diperbincangkan banyak pihak. Media massa pun mulai mengangkat wacana mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut lewat Ketua NasDem Aceh, partai yang mengusung Anies sebagai Bakal Calon Presiden pada Pemilu serentak 2024 mendatang.
Kedatangan Anies kembali menghiasi media setelah izin lokasi kegiatan yang awalnya digelar di Kompleks Ratu Safiatuddin atau dikenal PKA, dicabut oleh Pemerintah Aceh melalui dinas terkait. Banyak pihak menilai pencabutan ini di luar nalar. Bahkan, sejumlah pertanyaan muncul mengapa hal itu bisa terjadi.

Anies tetap datang ke Aceh sesuai jadwal, dan pertama dikunjungi adalah Majid Raya Baiturrahman, masjid kebanggan masyarakat Aceh. Esoknya dibungkus dengan jalan santai di area lapangan Pango, Banda Aceh. Ribuan orang datang di kegiatan ini.
Memang, kunjungan silaturrahmi Anies ini tidak mulus-mulus saja, selain izin lokasi awal dicabut, muncul lagi aksi-aksi lain. Misal, bentangan spanduk penolakan Anies, aksi penolakan Anies di Bundaran Lambaro hingga isu pelemparan telur busuk di Sekretariat Nasdem Aceh. Begitu pun, kegiatan Anies tetap berjalan sesuai skedul yang direncanakan.
Bulan Bintang
Hal lain menjadi berita utama adalah pengamanan ketat oleh aparat kepolisian menjelang perayaan Milad GAM, 4 Desember 2022 dan naiknya Bendera Bulan Bintang di Aceh Utara.
Pengawalan Sekretariat DPP Partai Aceh oleh aparat kepolisian juga menjadi tanda tanya banyak pihak. Bahkan, KontraS Aceh menilai pengawalan itu menunjukkan masih berjalannya sistem militeristik di Aceh.
Meski pun kepolisian kemudian memberikan klarifikasi soal pengamanan ketat DPP-PA, namun belum tentu dapat meyakinkan publik dan mengurangi pandangan tak elok terhadap kinerja aparat kepolisian. Toh, Bendera Bulan Bintang masih tetap bisa berkibar.

Pandangan HabaAceh, dilema bendera Bulan Bintang ini masih membuat kebingungan di masyarakat. Padahal, Qanun Bendera sudah disahkan sebagai turunan UUPA No.11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yang merupakan buah dari Perjanjian Helsinki 15 Agustus 2005 silam. Lalu, kenapa masih belum dilegalkan?
Kabar menarik lainnya, Milad GAM tahun ini menjadi catatan sejarah. Dimana perayaannya digelar bersama antara eks petinggi GAM dengan Forkopimda Aceh di Blang Padang, Kota Banda Aceh. Semoga Aceh tetap damai dalam Bingkai NKRI untuk menggapai kesejahteraan yang hakiki.[]
Info Redaksi:
HabaAceh.id sebagai sebuah media online (siber) di Aceh yang hadir menemani pembaca sejak November 2022, setiap hari akan terus berupaya menyuguhi berita-berita aktual kepada pembaca setia kami. Mulai hari ini, Senin 5 Desember 2022, HabaAceh.id akan menyuguhkan sebuah artikel rangkuman berita dari berbagai peristiwa di Aceh, baik yang tayang di website HabaAceh.id maupun informasi eksternal pada sepekan sebelumnya, dengan judul Haba Aceh dalam Sepekan. Artikel ini dapat dibaca oleh pembaca setia kami setiap Senin pagi.









Komentar