Pemkab Aceh Jaya Resmikan 3 Landmark Objek Wisata

Pemkab Aceh Jaya Resmikan 3 Landmark Objek WisataFoto: Dok, istimewa

“Luar biasa baik saat pagi maupun sore hari, silahkan teman – teman datang dan buktikan sendiri untuk menikmati keindahan pemandangan yang dapat disaksikan dari Puncak Gunong Keutapang, Calang,” katanya.

Aceh Jaya – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya meresmikan tiga lokasi objek wisata yang ditandai dengan penandatanganan prasasti Landmark (simbol/penanda) di ketiga kawasan tersebut, Kamis (29/12).

Tiga destinasi wisata tersebut ialah Puncak Gunong Keutapang, Pasie Luah dan Warung Kuliner Eko Wisata Manggrove Sayeung. 

Pj Bupati Aceh Jaya, Nurdin, mengatakan Puncak Gunong Keutapang merupakan salah satu lokasi wisata dengan panorama alam yang cukup indah di wilayahnya. 

“Luar biasa baik saat pagi maupun sore hari, silahkan teman – teman datang dan buktikan sendiri untuk menikmati keindahan pemandangan yang dapat disaksikan dari Puncak Gunong Keutapang, Calang,” katanya. 

Usai meresmikan lokasi tersebut, Nurdin beserta rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Landmark wisata Pasi Luah yang berjarak 2,2 kilometer dari Puncak Gunong Keutapang. 

Objek Wisata Pasi Luah tersebut sebelumnya dikenal dengan sebutan Simpang Cleopatra, dikarenakan di tempat tersebut pernah dibangun cafe bernama Cleopatra oleh warga setempat.

Beranjak dari Pasi Luah, Nurdin lalu menuju ke lokasi Ekowisata Hutan Manggrove di Sayeung, Kecamatan Setia Bakti. Saat menuju ke sana, rombongan melintasi kawasan objek wisata pantai Desa Panton Makmur, Kecamatan Krueng Sabee. Nurdin bersama rombongan lalu singgah beberapa saat untuk menikmati keindahan pantai di sana.

Nurdin mengajak,  wisatawan lokal maupun asing agar bisa datang dan menikmati kehindahan yang disajikan di lokasi Ekowisata Hutan Manggrove tersebut. 

“Menikmati menu khas setempat yaitu air kelapa, Seuneusyah Manggrove dan Mie Kepiting yang sudah tidak asing lagi di kalangan wisatawan yang berkunjung ke Aceh Jaya,” harapnya. 

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga, Juanda mengatakan tujuan pembangunan Landmark Objek Wisata Pasi Luah adalah untuk mengembalikan nama asli objek wisata itu sendiri. 

“Pada awalnya kita memang mengenal Gunong Keutapang, tetapi ada beberapa pihak yang telah mengubahnya maka kita kembalikan ke asalnya yaitu Gunong Keutapang," ungkap Juanda.

Bagi wisatawan yang ingin ke Puncak Gunong Keutapang, dari jalan nasional Banda Aceh – Meulaboh, objek wisata ini berada di kilometer 151 atau memakan waktu sekitar tiga jam perjalanan dari Kota Banda Aceh.

Sedangkan dari Kota Calang, Puncak Gunong Keutapang hanya memakan waktu sekitar 5 menit. Dari puncak ini, pengunjung bisa menikmati indahnya lautan dan beberapa pulau-pulau kecil. 

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...