Keluarga Doa Bersama Jelang Pembongkaran Makam Tahanan BNNP Aceh

Banda Aceh – Keluarga menggelar doa bersama di depan makam DY (39), menjelang proses pembongkaran kuburan dan autopsi yang di gelar Rabu (4/1) pagi.

Pantauan HabaAceh.id di lokasi, sejak pukul 08.00 WIB pihak kepolisian sudah berada di komplek Pemakaman Umum (TPU) Gampong Baroe, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh tersebut. 

Prosesi doa bersama itu dimulai pada pukul 09.16 WIB dan dipimpin langsung oleh imam Gampong setempat, Tgk Rozal.

Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh selaku Kuasa Hukum keluarga korban meminta agar pihak kepolisian dan dokter yang akan melakukan autopsi dapat menjalankan tugas seobjektif mungkin. 

“Ia kita percaya, kita minta seobjektif mungkin karena jangka waktunya sudah agak lama, tentunya akurasinya akan berbeda jika dilakukan di awal,” kata Kepala Operasional LBH Banda Aceh, Muhammad Qodrat saat dikonfirmasi HabaAceh.id, Rabu (3/1).

Qodrat menyampaikan, dalam hal ini pihaknya juga meminta agar kepolisian dapat menjalankan tugas dengan semestinya, yakni tidak berupaya melindungi suatu pihak tertentu.

“Kita enggak mau juga pihak kepolisian ada semacam upaya melindungi pihak-pihak tertentu,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, untuk mengawal proses autopsi pihaknya dan pihak keluarga tidak mengajukan kehadiran tim dokter independen. Melainkan terkait proses autopsi diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Dari keluarga enggak ada mengajukan semacam dokter pribadi. Kita hanya mengajukan permohonan autopsi lah. Nanti untuk wewenang menunjuk dokternya siapa itu kita serahkan kepada kepolisian juga,” ungkapnya.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...