Polisi Selidiki Kasus Maraknya Kehilangan Meteran Air di Aceh Besar
Foto: Rianza/HabaAceh.id“Dari kemarin pada saat ada laporan warga kehilangan (meteran air) kita sudah melakukan lidik,” kata Muchtar.
Aceh Besar – Kepolisian Sektor (Polsek) Baitussalam turun tangan menyelidiki kasus maraknya kehilangan meteran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah hukum polsek setempat.
Kapolsek Baitussalam, AKP Muchtar Chalis mengatakan, pihaknya akan mencari tahu siapa pelaku pencurian dan penadah meteran air yang meresahkan warga tersebut.
“Dari kemarin pada saat ada laporan warga kehilangan (meteran air) kita sudah melakukan lidik,” kata Muchtar saat dikonfirmasi HabaAceh.id, Rabu (1/2).
Muchtar menyebutkan, dalam tahapan penyelidikan tersebut pihaknya sudah menemukan beberapa meteran diduga milik warga yang hilang dalam beberapa waktu lalu.
“Namun, meteran itu banyak ditemukan di gudang-gudang barang butut, tapi mereka enggak ingat lagi siapa yang bawa. Dan itu ditemukan di wilayah Kuta Alam,” ujarnya.
Muchtar juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya maling meteran air tersebut. Bahkan, jika ada lagi warga yang merasa kehilangan agar segera melapor ke polisi agar segera ditindaklanjuti.
“Kepada masyarakat kita minta agar pemilik rumah agar lebih waspada dan kepada pihak tokoh dan aparat gampong sudah kita sampaikan untuk meningkatkan patroli desanya,” sebutnya.
Sebelumnya, kasus pencurian meteran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) belakangan ini marak terjadi di kawasan Aceh Besar. Dalam dua pekan terakhir sejumlah meteran air milik warga raib digondol maling.
“Dalam dua pekan ini ada masuk laporan ke saya sekitar enam warga, yang kehilangan water meter PDAM Tirta Mountala di seputaran wilayah Kajhu,” kata Kasub Hubungan Pelanggan PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Teuku Syahnan, kepada HabaAceh.id, Jumat (27/1).
Syahnan menyebutkan, dalam kasus pencurian itu para pelaku biasanya mengincar rumah-rumah warga yang kosong dan rumah tidak memiliki pagar pengaman.
“Rumah warga yang berasal dari luar daerah juga. Kemudian rumah-rumah yang sepi penghuni dan rumah yang meterannya mudah diambil,” ujarnya.










Komentar