Petani Aceh Utara Temukan Bom Masa Konflik di Persawahan
Foto: istimewa"Saksi menemukan benda itu disaat sedang membersihkan sawah miliknya," kata Kapolres.
Lhokseumawe- Seorang petani, Mahliadi (44) asal Desa Babah Lueng, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (26/1), menemukan sebuah benda diduga bahan peledak atau bom sisa konflik.
"Saksi menemukan benda itu disaat sedang membersihkan sawah miliknya," kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto di Lhokseumawe, melalui keterangan tertulis, Jumat (27/1).
"Sesudah melihat benda tersebut saksi memberitahukan kepada warga yang lainnya, kemudian dilanjutkan menghubungi Kapolsek Kuta Makmur," katanya.
Mendapatkan informasi itu, Kapolsek Kuta Makmur bersama anggotanya mendatangi dan mengamankan lokasi serta memasang garis polisi guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
Dia menyebutkan bahwa pada Kamis (26/1) sekitar pukul 17.00 WIB, tim Jibom dari Detasemen Gegana Brimob Polda Aceh mengevakuasi bom tersebut.
"Benda yang diduga bom berbahan peledak pelontar dievakuasi ke dalam blangket dan dibawa ke gudang Mako Bataliyon B pelopor Jeulikat Lhokseumawe guna didisposal karena diperkirakan masih aktif," tutupnya.









Komentar