Korban Banjir di Bireuen Terima Bantuan Masa Panik
Foto: Dok, istimewa "Untuk bantuan massa panik sudah disalurkan ke korban banjir,"katanya.
Bireuen – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial (Dinsos) Aceh menyerahkan bantuan berupa kebutuhan sandang sandang dan pangan sebanyak satu truk untuk korban banjir di Bireuen.
“Atas perintah langsung pak Pj Gubernur kita menyerahkan bantuan masa panik untuk para korban terdampak banjir,” kata Kepala Dinsos Aceh, Yusrizal dalam keterangan tertulis, Senin (23/1).
Bantuan sebanyak satu truk tersebut diterima langsung oleh Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan di Meuligo Bupati pada Minggu (22/1) kemarin.
Aulia mengapresiasi kesiagaan bencana yang ditnjukkan Pemerintah Aceh. Pasalnya, pada Sabtu (21/1) kemarin dirinya melaporkan langsung kondisi luapan banjir yang terjadi di Bireuen kepada Pj Gubernur, dan keesokannya langsung datang bantuan.
“Semalam saya berkomunikasi dengan Pak Gubernur dan Sekda, Alhamdulillah langsung direspons, dengan cepat diantar langsung oleh Pak Kadis Sosial. Kami sangat apresiasi dan berterima kasih,” katanya.
Diketahui, sebanyak 2.541 jiwa di Bireuen mengungsi akibat banjir. Banjir diakibatkan karena hujan yang tinggi, sehingga menyebabkan meluapnya sungai di kawasan itu, Sabtu (21/1).
Koordinator Tagana Bireuen, Zulfikar, menyebutkan ada 11 kecamatan terendam banjir, di antaranya Kecamatan Peusangan, Kota Juang, Jeumpa, Juli, Peudada, Peulimbang, Jeunieb, Pandrah, Simpang Mamplam, Samalanga dan Kecamatan Makmur.
“Ketinggian air bervariasi, mulai 40 centimeter hingga satu meter,” kata Zulfikar.
Dia menyebutkan, saat ini pengungsi berada di dua titik lokasi, yakni di Kecamatan Pandrah dan dua lokasi di Peulimbang. Mereka semua mengungsi di meunasah atau mushalla.
"Untuk bantuan massa panik sudah disalurkan ke korban banjir," katanya.
Merujuk informasi BMKG, sejak beberapa hari lalu memang pantai utara Aceh berpotensi terjadi curah hujan tinggi dan potensi banjir luapan.Wilayah yang terhitung terparah dilanda banjir saat ini adalah Pidie, Pidie jaya dan Bireuen.







Komentar