Pemkab Pidie Gencarkan Imunisasi Polio Tahap Dua
Foto: Rianza/HabaAceh.id"Orang tua tidak perlu khawatir anaknya diimunisasi, misalkan khawatir sakit, akan berikan obat anti nyeri, agar si anak nyaman, khawatir karena haram, kita tunjukkan pernyataan kalau imunisasi halal," ujar Ellya.
Pidie - Kepala Bidang Pencegah dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pidie, dr Ellya Noer, mengatakan pemberian imunisasi polio tahap kedua akan membuat kekebalan yang lebih maksimal kepada si anak terhadap penularan virus polio.
Imunisasi Sub-PIN Polio tahap dua ini dimulai 30 Januari hingga 5 Februari 2023, bagi anak usia 0 hingga 13 tahun, yang telah mendapat imunisasi polio tahap satu.
"Dengan imunisasi menjadikan anak kebal terhadap virus polio dan mencegah penyebarannya," katanya, Selasa (31/1).
Ellya menuturkan, sub PIN polio dilakukan secara masif di 23 kecamatan sebagai upaya memutuskan mata rantai penularan virus polio. Sedangkan imunisasi rutin bisa mengikuti anjuran sesuai usia anak.
Imunisasi ini kata dia, dengan target 95 persen anak usia 0 hingga 13 tahun, diharapkan akan terjadi kekebalan secara alamiah di lingkungan suatu wilayah.
"Orang tua tidak perlu khawatir anaknya diimunisasi, misalkan khawatir sakit, akan berikan obat anti nyeri, agar si anak nyaman, khawatir karena haram, kita tunjukkan pernyataan kalau imunisasi halal," ujar Ellya.
Sebelumnya, di Kabupaten Pidie ditemukan satu kasus Polio pada awal November 2022 lalu, berdasarkan penelusuran RT-PCR. Selanjutnya Pemkab Pidie menerapkan Kejadian Luar Biasa Polio. (Muhammad Isa)









Komentar