Breaking News

Maling Meteran Air PDAM Merajalela di Aceh Besar

Maling Meteran Air PDAM Merajalela di Aceh BesarFoto: Rianza/HabaAceh.id
Salah satu meteran warga yang digondol maling di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

“Kalau enggak segera ditangkap, habis kita. Bisa jadi yang udah dipasang nanti dicuri lagi,” ungkap Mufti.

Aceh Besar – Kasus pencurian meteran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) belakangan ini marak terjadi di kawasan Aceh Besar. Dalam dua pekan terakhir sejumlah meteran air milik warga raib digondol maling.

“Dalam dua pekan ini ada masuk laporan ke saya sekitar enam warga, yang kehilangan water meter PDAM Tirta Mountala di seputaran wilayah Kajhu,” kata Kasub Hubungan Pelanggan PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Teuku Syahnan, kepada HabaAceh.id, Jumat (27/1).

Syahnan menyebutkan, dalam kasus pencurian itu para pelaku biasanya mengincar rumah-rumah warga yang kosong dan rumah tidak memiliki pagar pengaman.

“Rumah warga yang berasal dari luar daerah juga. Kemudian rumah-rumah yang sepi penghuni dan rumah yang meterannya mudah diambil,” ujarnya. 

Sementara itu, salah seorang korban di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Mufti Tamren, mengatakan meteran air miliknya hilang pada malam hari saat sedang terlelap tidur. Dirinya baru menyadari kehilangan meteran air ketika hendak mandi pagi.

“Mungkin kejadiannya sekitar jam 03.00 WIB malam. Paginya pas mau mandi tiba-tiba air udah enggak ngalir lagi ke kamar mandi. Saya cek keluar air udah berhamburan gitu, enggak ada lagi meterannya,” kata Mufti.

Mufti mengaku, sudah melaporkan kejadian dialaminya ke pihak PDAM Tirta Mountala. Usai dilaporkan, pihak PDAM langsung memprosesnya dan akan dipasang meteran baru dalam waktu dekat.

“Setelah saya lapor kemarin, mungkin Senin baru dipasang kata mereka,” ujarnya.

Mufti menyebutkan, dirinya mengaku resah dengan maling meteran tersebut. Aksi mereka sangat rentan akan terus berulang jika tidak ditangani oleh pihak berwajib.

“Kalau enggak segera ditangkap, habis kita. Bisa jadi yang udah dipasang nanti dicuri lagi,” ungkap Mufti.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...