Cegah Deforestasi, LPKEL Lakukan Penanaman Pohon di Hutan Agara

Cegah Deforestasi, LPKEL Lakukan Penanaman Pohon di Hutan AgaraFoto: Dok. Istimewa
Penanaman pohon di areal hutan Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara.

"Semoga ke depannya akan berlanjut dan bermanfaat untuk kita semua," ujarnya.

Aceh Tenggara - Lembaga Peduli Kawasan Ekosistem Leuser (LPKEL), TNGL dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Gunung Leuser melakukan penanaman pohon di blok hutan Deleng Mekhuntuh, Kecamatan Darul hasanah , Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (14/1).

Ketua LPKEL Muhamad Azri Mahdi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap bahaya deforestasi.

"Ada 300 lebih pohon yang kita tanam, terdiri dari pohon mertua, manggis, durian, petai dan langsat," kata Azri kepada HabaAceh.id.

Menurut Azri, selain untuk menjaga hutan agar tetap terjaga dengan baik, penanaman pohon itu juga dilakukan guna menghindari terjadi deforestasi yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan bencana alam, seperti bencana longsor dan banjir bandang.

"Selain melakukan penanaman kita juga rutin melakukan kegiatan visit to school  untuk melakukan edukasi terhadap pelajar, agar paham dan mengerti dampak deforestasi yang akan menyebabkan hilangnya lahan hutan secara besar-besaran," ujarnya.

Akibat dari kehilangan tutupan hutan akan berdampak negatif pada keberlanjutan lingkungan maupun kehidupan sosial.

Ia berharap dengan adanya kerjasama yang baik antara NGO di Aceh Tenggara bersama LPKEL serta mahasiswa, maka dapat terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk tetap menjaga hutan.

Menurutnya, semua pihak jangan hanya pokus untuk mengambil data tentang satwa saja tetapi harus juga memperhatikan dan merubah pola pikir masyarakat agar tidak merusak hutan lagi sejak usia sekolah melalui program visit to school.

"Semoga ke depannya akan berlanjut dan bermanfaat untuk kita semua," demikiannya. (M Eko Saputra)

 

 

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...