Ayah Wa-Tarmizi Panyang Komit Lestarikan Situs Sejarah dan Budaya Aceh Utara
Foto: Mulyadi/HabaAceh.idAceh Utara – Calon tunggal bupati dan wakil bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil - Tarmizi Panyang, berkomitmen untuk menjadikan Aceh Utara sebagai tujuan wisata unggulan dengan melestarikan situs-situs sejarah penting seperti monumen Samudra Pasai, Makam Malikussaleh, dan Makam Cut Meutia.
Hal itu diungkapkan oleh Ismail A. Jalil dalam dalam debat pertama yang dilaksanakan di Aula Bupati Aceh Utara, Selasa (5/11).
Ismail menyatakan, selama ini Aceh Utara belum maksimal dalam memanfaatkan potensi wisata sejarahnya.
Oleh karena itu, jika terpilih memimpin nantinya mereka berencana untuk mempromosikan dan melestarikan situs-situs sejarah tersebut.
"Kami akan menjadikan Makam Malikussaleh dan Makam Cut Meutia sebagai pusat diplomasi yang tidak hanya menarik wisatawan lokal tetapi juga wisatawan internasional dan investor," ujarnya.
Lebih lanjut, Ismail menambahkan, dengan melestarikan situs sejarah dan meningkatkan sektor pariwisata, Aceh Utara dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dia berharap, ke depannya Aceh Utara akan menjadi salah satu destinasi wisata yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
Dalam hal ini, pasangan calon tersebut juga berkomitmen untuk mempromosikan keindahan wisata Aceh Utara secara lebih maksimal.
"Kami akan mengajak dunia internasional dan nasional untuk mengenal lebih dekat keindahan dan kekayaan wisata yang ada di Aceh Utara," tuturnya.
Tidak hanya situs sejarah, pasangan ini juga ingin memperdayakan dan melestarikan budaya lokal seperti rapa'i daboh, rukon, serta seni tradisional lainnya.
Mereka bertekad untuk menjaga dan memperkenalkan kebudayaan Aceh Utara sesuai dengan syariat Islam, agar generasi mendatang dapat merasakan manfaat dan keindahannya.
“Kami ingin kebudayaan Aceh Utara kembali hidup dan berkembang, bukan hanya mengadopsi budaya luar. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk memperkuat identitas budaya kita,” katanya.
Dengan visi tersebut, pasangan calon tunggal ini berharap dapat membawa perubahan signifikan bagi Aceh Utara, menjadikannya daerah yang tidak hanya dikenal karena sejarahnya kaya, tetapi juga sebagai pusat budaya dan pariwisata yang berkembang pesat.








Komentar