Teror Posko Cabup Pijay, Kapolres: Belum Pasti Tembakan Senjata Api
Foto: Kiriman untuk HabaAceh.idMeureudu - Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu belum dapat memastikan dugaan teror posko tim pemenangan pasangan calon Bupati Sibral Malasyi atau Sabar akibat tembakan senjata api.
"Belum bisa dipastikan itu tembakan atau bukan, karena proyektilnya tidak ada dan kaca yang pecah tidak seperti akibat penembakan," katanya saat dikonfirmasi HabaAceh.id, Minggu (3/11).
Faisal Pasaribu menyebut, satu selongsong yang ditemukan di lokasi tersebut jauh dari posko, dan selongsong tersebut merupakan selongsong lama.
Menurutnya, jarak antara selongsong dan kaca yang pecah tidak mendapat sudut sehingga tidak dapat dipastikan akibat penembakan.
"Polisi telah melakukan olah TKP, dan tengah dilakukan pendalaman kasus juga memeriksa para saksi," ujar Faisal.
Sebelumnya diberitakan, posko pemenangan pasangan calon Bupati Sabar diteror senjata api, Minggu (3/11) pukul 00.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam teror tersebut.
"Saat itu hanya ada dua orang operator komputer yang sedang bekerja di dalam posko," kata Ketua Satgas keamanan Tim pemenangan pasangan Sabar Pidie Jaya, Azwar.
Azwar mengatakan rentetan tembakan berbunyi dua kali, diduga menyalak dari senjata api jenis AK 47. Akibatnya kaca jendela rumah yang dijadikan posko pasangan nomor urut 1 tersebut pecah diduga ditembus peluru senjata api.
"Pagi tadi ditemukan satu butir selongsong peluru yang diduga amunisi AK 47," ujarnya.










Komentar