Warga Kampung Mekar Jadi Ayu Bener Meriah Ancam Golput di Pemilu 2024
Foto: miro.medium.comRedelong - Warga Kampung Mekar Jadi Ayu, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, mengancam tidak ikut memilih pada pemilihan umum (pemilu) yang berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang. Hal tersebut disebabkan warga tersebut diharuskan mengganti dokumen kependudukan ke desa lain, lantaran Mekar Jadi Ayu belum definitif menjadi kampung.
"Jika kami harus mengganti dokumen kependudukan ke kampung lain, kami memilih golput saja atau tidak memberikan hak suara dalam memilih pada 14 Februari 2024 nanti," kata Kepala Kampung Mekar Jadi Ayu, Misda Abadi, kepada wartawan, Selasa (16/1).
Menurut Musda, mengubah identitas kependudukan ke desa lain sama dengan menghilangkan identitas mereka sebagai warga Kampung Mekar Jadi Ayu.
"Sangat jelas menghilangkan identitas kami. Jadi kami bisa menggunakan hak pilih jika sesuai dengan identitas kependudukan warga Mekar Jadi Ayu," tegasnya.
Misda menerangkan, persoalan identitas kependudukan warga Mekar Jadi Ayu sudah diselesaikan sejak 2022 lalu. Saat itu, mereka mendatangi pemerintah kabupaten (Pemkab), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan juga Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat.
"Namun hingga saat ini belum ada titik terang. Justru itu kalau kami harus mengubah dokumen kependudukan dalam pemilu, kami menolaknya. Penolakan ini sudah tertuang dalam berita acara musyawarah bersama masyarakat Mekar Jadi Ayu," ujarnya.
Dia mengatakan dalam berita acara tersebut terdapat tiga poin yang disepakati warga, di antaranya masyarakat Kampung Mekar Jadi Ayu sepakat menolak mengganti KTP ke kampung sekitar.
Kemudian, mereka juga menolak pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS) ke kampung sekitar, dan menolak memilih selain atas nama Kampung Mekar Jadi Ayu.









Komentar