Pelatih Pesiraja Optimis Lolos ke Semifinal Usai Imbang Lawan PSIM

Pelatih Pesiraja Optimis Lolos ke Semifinal Usai Imbang Lawan PSIMFoto: MO Persiraja
Persiraja berhasil mencuri satu poin kala bertandang ke markas PSIM Yogyakarta, Rabu (17/1)

Banda Aceh — Pelatih Persiraja Banda Aceh, Achmad Zulkifli, optimis timnya lolos ke putaran semifinal usai berhasil menahan imbang PSIM Jogyakarta 1-1 di laga ketiga babak 12 besar Pegadaian Liga 2 musim 2023/2024, di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (17/1).

Ia menyebut, pada laga perdana menghadapi PSIM pihaknya sudah melihat apa yang menjadi kelebihan dan kekurang dari tim berjuluk Laskar Mataram tersebut. 

“Sangat optimis (untuk lolos). Saat melawan Jogja kita sudah melihat mereka main, mudah-mudahan jarak yang jauh dan kondisi lapangan yang tidak sebaik di sini, mudah-mudahan menjadi kendala buat mereka dan kita bisa meraih poin,” kata Zulkifli.

Zulkifli mengungkapkan, pada laga kontra PSIM, gameplan yang diterapkan tim pelatih berjalan sempurna. Namun kartu merah Agus Suhendra membuat mereka harus memutar otak lantaran kekurangan jumlah pemain.

Alhasil, tim pelatih harus mengubah taktik permainan dengan menarik keluar Andik Vermansah dan David Laly, lalu memasukkan dua pemain bertahan Nurhidayat dan Arif Setiawan. 

“Memang ada sedikit perubahan taktikal (saat bermain 10 orang), dengan memasukkan Nurhidayat ini kita menjadi tiga di belakang. Jadi ada tiga, lima, satu. Akhinya juga berhasil dan alhamdulillah kita bisa curi poin satu di Yogya,” ujarnya.

Zulkifli menyebut, pada dua sisa laga kandang pihaknya berupaya memaksimalkan persiapan dan mengevaluasi sejumlah kekukrangan, terutama di bagian penyelesaian akhir. 

“Kita punya waktu sekitar lima hari. Ketika menjamu Jogja dan juga PSMS bisa kita maksimalkan. Mudah-mudahan kita bisa menutupi apa yang menjadi kelebihan mereka dan mengekspos apa yang menjadi kelemahan mereka,” ungkapnya.

Zulkifli menambahkan, masuknya Ferdinand Sinaga pada laga kontra PSIM sore tadi membawa perubahan pada permainan Laskar Rencong. Hal itu terbukti meski kekurangan jumlah pemain, Persiraja masih mampu memberikan perlawanan terhadap Laskar Mataram.

“Ferdinand kita butuh (pemain) seperti itu, dia punya naluri, dia punya penempatan posisi, itulah yang kita butuh di menit-menit terakhir untuk mengubah keadaan,” pungkasnya.

Iklan Jamaluddin Idham

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...