Wali Kota: Masalah Stunting di Sabang Harus Ditangani dengan Benar
Foto: Dok. Istimewa"Tentunya, hingga saat ini kami terus melakukan berbagai upaya sebagai langkah penurunan angka stunting," ujarnya.
Pj Wali Kota Sabang Reza Fahlevi meminta instansi dan stakeholder terkait serta masyarakat untuk bersama-sama ikut bahu membahu menangani permasalahan stunting di Kota Sabang dengan baik dan benar.
"Kita semua harus dapat melakukan dan memastikan langkah intervensi terhadap penurunan kasus stunting secara aktif, benar dan tepat sasaran," kata Reza Fahlevi, Sabtu (3/12).
Menurutnya, pembenahan dari semua sisi harus dilakukan, mulai dari keluarga, lingkungan dan kawasan secara menyeluruh, termasuk langkah penanganan yang komprehensif untuk menekan angka stunting.
Reza menjelaskan, prevalensi stunting data SSGI tahun 2021, diketahui angka stunting Kota Sabang tercatat 23,8 persen.
Namun, berdasarkan data aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM) Sabang, diketahui angka stunting per November 2022 tercatat 13,48 persen.
"Tentunya, hingga saat ini kami terus melakukan berbagai upaya sebagai langkah penurunan angka stunting," ujarnya.
Lanjunya, mulai dari melakukan sosialisasi, monitoring pelaksanaan Posyandu secara langsung, hingga memastikan gizi anak terjaga melalui program Geunaseh serta evaluasi secara berkelanjutan.
Untuk itu, Reza berharap agar seluruh instansi dan stakeholder terkait untuk bekerja lebih keras dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Serta juga benar-benar memastikan generasi penerus di Sabang dapat tumbuh cerdas dan sehat. (*)








Komentar