Viral Aksi Penghulu di Aceh Damaikan Keributan Sopir di Jalan Raya
Foto: istimewa"Saya melihat supir truk dengan emosi dan nada tinggi menghampiri supir bus yang masih didalam mobil, entah karena terpancing emosi sopir bus akhirnya turun dari mobil dan hampir saja terjadi perkelahian antara kedua sopir tersebut dan ikut serta kernetnya," katanya.
Langsa - Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Langsa Timur Haswin Dua Putra menjadi viral lantaran aksinya saat melerai perselisihan di jalan raya, tapi bukan pasangan suami istri seperti biasa di KUA. Penghulu ini berusaha mendamaikan perdebatan antara sopir bus dan truk di jalan nasional Medan-Banda Aceh kawasan Kota Langsa.
Berdasarkan video yang direkam oleh salah seorang pengguna jalan itu, Haswin nampak dengan santai merelai perdebatan antara dua sopir tersebut. Perdebatan diduga dipicu lantaran salah satu truk parkir di pinggir jalan, kemudian salah satu bus dari arah Medan juga ikut parkir di sebelah badan truk, yang membuat lalu lintas menjadi macet dan mengganggu pengguna jalan lainnya.
Sempat terjadi cekcok selama beberapa menit antara supir truk dan sopir bus. Hingga pada akhirnya perdebatan tersebut selesai setelah Haswin melerainya.
Berdasarkan penuturan Haswin, kejadian itu terjadi pada Rabu pagi, 16 November 2022. Kala itu ayah dari tiga anak ini sedang menuju ke kantornya menggunakan sepeda motor usai mengantarkan anaknya ke sekolah.
Namun, sesampainya di jembatan Sungai Lueng terjadi kemacetan yang lumayan panjang lantaran bus berhenti di tengah jalan dan truk terparkir di pinggir jalan yang juga memakan badan jalan.
"Memang sih setiap pagi hari hari biasa pada jam 7-8 pagi di sana sering terjadi kemacetan karena banyak truk barang dan tangki parkir di kedua sisi jalan yang supirnya sarapan di salah satu warung dekat dengan Mesjid Gampong Sungai Lueng, namun kemacetan hari ini jauh lebih parah dari biasanya," kata Haswin.
Haswin menceritakan, ia mencoba menerobos kemacetan dengan perlahan. secara tak terduga ia melihat penyebab kemacetan ternyata diakibatkan oleh bus dan truk.
"Saya melihat supir truk dengan emosi dan nada tinggi menghampiri supir bus yang masih didalam mobil, entah karena terpancing emosi sopir bus akhirnya turun dari mobil dan hampir saja terjadi perkelahian antara kedua sopir tersebut dan ikut serta kernetnya," katanya.
"Melihat kondisi seperti itu saya bergegas turun dari sepeda motor mencoba melerai pertengkaran tersebut dengan bahasa "Hai aduen bek tamepake sare kedroe droe bak jalan malee teuh dikalon le gob," ujarnya dengan hati-hati.
Haswin kemudian dengan sigap kemudian memisahkan antar kedua supir tersebut yang hampir saja terjadi perkelahian.
"Saya coba tarik sedikit supir truk agar kepinggir, memang sempat juga terpikir kalau salah "hamok" habis saya karena mereka yang bertengkar berbadan besar. Tapi Alhamdulillah karena niat saya tulus agar tidak terjadi perkelahian dan macet yang lebih parah akhirnya behasil kedua supir naik ke mobilnya masing masing, dan saya melanjutkan perjalanan ke kantor. Tidak lama saya di kantor masuk video ini ke WA saya dari Pak Eka pegawai di Kankemenag Kota Langsa, ternyata tadi beliau yang merekamnya," katanya.






Komentar