Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Kampus Abulyatama
Foto: Dok, istimewa “Gedung Aula, gedung ini dipergunakan untuk pertemuan besar, wisuda, yudisium. Tes CPNS di sini, tes polisi di sini,” tambahnya.
Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran gedung C Aula Balai Nyak Syeh, Universitas Abulyatama yang berlokasi di Gampong Lam Ateuk, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Rabu (14/12).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil mengatakan, sejumlah mahasiswa yang saat itu ada di ruang aula sempat menyelamatkan diri sebelum api membesar.
“Nihil, pada saat kejadian ada beberapa mahasiswa yang sedang berada di dalam ruangan dan setelah melihat api dua orang siswa langsung berlari memberitahukan kejadian tersebut kepada saksi. Untuk siswa lainnya langsung lari turun ke lantai dasar untuk menyelamatkan diri,” kata Ridwal dalam keterangannya.
Ridwan menambahkan, insiden kebakaran itu menghanguskan bagian lantai dua dan tiga gedung utama Aula Balai Nyak Syeh kampus tersebut.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di Universitas Abulyatama. Api diduga berasal dari listrik pendingin ruangan atau AC.
Amatan HabaAceh.id, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Api melahap bagian Gedung C Aula Balai Nyak Syeh yang berada di lantai 3 kampus.
“Kebakaran terjadi sekitar 10 menit sebelum jam 14.00,” kata Kepala Biro Administras Umum Universitas Abulyatama, Agusmadi kepada wartwan.
Ia mengatakan, gedung yang berkapasitas 1.500 orang tersebut rencananya dalam waktu dekat akan dipergunakan untuk kegiatan mahasiswa.
“Akan ada pertemuan mahasiswa, kemudian mereka melihat ada percikan api dari AC, kemudian mereka memberitahukan kami,” ujarnya.
“Gedung Aula, gedung ini dipergunakan untuk pertemuan besar, wisuda, yudisium. Tes CPNS di sini, tes polisi di sini,” tambahnya.
Pantauan di lokasi, sebanyak delapan unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
“Pemadam datang lebih kurang 20 menit setelah kebakaran. Kita sempat semprot dengan racun api,” ungkapnya.






Komentar