Muzani: Capres Gerindra Hanya Prabowo, yang Lain Ilegal
Foto: Rianza/HabaAceh.id“Semua berada di belakang Prabowo Subianto, pengurus dan kader semua di belakang pak Prabowo,” tuturnya.
Banda Aceh – Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, calon presiden (capres) yang diusung oleh Partai Gerindra pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 hanya Prabowo Subianto, selain dari itu semuanya ilegal.
Menurut Muzani, pengusungan Prabowo sebagai capres tunggal dari Gerindra ini sudah disepakati dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Gerindra yang digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada 12 Agustus lalu.
“Karena itu, jika ada orang yang mengaku ingin maju menjadi calon presiden dari Partai Gerindra jelas itu ilegal, tidak mungkin, partai ini hanya bisa mengajukan satu nama dan satu nama itu sudah diputuskan, Prabowo Subianto,” kata Muzani usai melantik pengurus baru DPD Partai Gerindra Aceh di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Selasa (20/12) malam.
Muzani menyampaikan, keputusan penetapan Prabowo sebagai calon presiden tunggal merupakan bukti loyalitas dan ketaatan seluruh kader Partai Gerindra dari Aceh hingga Papua.
“Semua berada di belakang Prabowo Subianto, pengurus dan kader semua di belakang pak Prabowo,” tuturnya.
Kendati belum dilantik sebagai calon presiden, kata Muzani, sebagai seorang pejuang sejati Prabowo tidak akan pernah lelah dalam memperjuangkan kebenaran, menegakkan kemulian bangsa, berjuang untuk membantu dan memberantas kemiskinan.
“Karena itu beliau kalah, maju lagi, kalah, maju lagi, dan Gerindra itulah watak yang akan kita kerjakan untuk kader-kader,” jelas Muzani.
Di samping itu, ia juga tidak menampik soal banyaknya komentar berbagai pihak yang mengatakan bahwa Prabowo tidak layak lagi mencalonkan diri sebagai presiden di 2024. Melainkan harus menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada generasi lebih muda.
“Partai ini lahir 15 tahun yang lalu, salah satu tujuannya adalah menjadikan beliau Presiden. Karena partai ini meyakini beliau yang akan mengangkat martabat bangsa ini,” pungkasnya.









Komentar