Alasan Prabowo Tunjuk Eks Kombatan GAM Jabat Ketua Gerindra Aceh

Alasan Prabowo Tunjuk Eks Kombatan GAM Jabat Ketua Gerindra AcehSekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani.
Foto: Rianza/HabaAceh.id

“Gerindra ingin menunjukkan, bahwa persoalan ini bagi gerindra sudah selesai. Buat kami, inilah cara Prabowo yang akan dibangun dalam membangun kerukukan persatuan tingkat nasional bila beliau menjadi Presiden RI,” jelasnya.

Banda Aceh – Fadhlullah, Anggota DPR RI yang juga mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ditunjuk Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Aceh menggantikan TA Khalid.

Menurut Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani, penunjukan eks kombatan GAM itu menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Aceh punya alasan tersendiri bagi Prabowo dan Partai Gerindra.

“Orang bertanya kok bisa Prabowo menunjuk saudara Fadhlullah sebagai Ketua Partai Gerindra Aceh, yang dia adalah mantan kombatan GAM. Aceh sudah bersatu, perjanjian dengan Helsinki sudah diteken semua mantan kombatan sudah meletakkan senjata,” kata Ahmad Muzani, Selasa (20/12) malam.

Hal itu disampaikan Muzani dalam pengukuhan pengurus baru DPD Partai Gerindra Aceh, peluncuran nomor urut Partai Gerindra dan Partai Aceh, serta refleksi 15 tahun Partai Gerindra, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh. 

Muzani menjelaskan, penunjukan Fadhlullah yang merupakan eks kombatan GAM ini memperlihatkan bahwa persoalan masa lalu sudah selesai bagi Partai Gerindra.

Aceh tidak ada lagi keinginan merdeka secara sepihak, melainkan sudah menyatu dengan merah putih.

“Gerindra ingin menunjukkan, bahwa persoalan ini bagi gerindra sudah selesai. Buat kami, inilah cara Prabowo yang akan dibangun dalam membangun kerukukan persatuan tingkat nasional bila beliau menjadi Presiden RI,” jelasnya.

Selain itu, Muzani menjelaskan, rotasi kepengurusan DPD Gerindra di Aceh juga merupakan bagian dari penyegaran pimpinan partai di tingkat daerah dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2024.

Oleh karena itu, kata dia, berbagai macam konsolidasi akan digalakkan dan rotasi kepemimpinan yang dilakukan Partai Gerindra di semua tingkatan adalah hal yang biasa terjadi. Karena bagi seluruh kader Partai Gerindra jabatan di tingkat apa pun adalah sama, yaitu mengabdi untuk bangsa dan negara.

“Tidak ada kata mundur bagi setiap partai politik, tidak ada kata mundur bagi Partai Gerindra. Karena itu, upaya untuk mempersiapkan kemenangan partai akan terus kita lakukan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ahmad Muzani resmi mengukuhkan kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Aceh. Pengukuhan itu digelar di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Selasa (20/12).

Pantauan HabaAceh.id, selain pengukuhan pengurus baru dalam kesempatan itu juga dilakukan peluncuran nomor urut dan refleksi 15 tahun Partai Gerindra.

Pengurus baru yang dikukuhkan tersebut yakni anggota DPR RI, Fadhlullah menggantikan TA Khalid sebagai Ketua DPD Gerindra Aceh dan Abdurrahman Ahmad sebagai Sekretaris DPD Gerindra Aceh menggantikan Safaruddin.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...