Mencoba Kabur, 15 Pengungsi Rohingya Diamankan Polres Pidie
Foto: Dok. Bagian Prokopim Setdakab PidePolisi mengaku kesulitan masalah bahasa, karena penerjemahnya dari kalangan Rohingya sendiri.
Pidie - Sebanyak 15 pengungsi Rohingya diamankan Polres Pidie usai mencoba kabur dari tempat penampungan sementara di Gedung Yayasan Mina Raya Kabupaten Pidie.
Upaya pelarian tersebut berhasil digagalkan saat mereka masih berada di wilayah Kecamatan Padang Tiji.
Kapolres Pidie AKBP Imam Asfali SIK mengatakan, 15 pengungsi Rohingya laki-laki dan perempuan, usia anak-anak hingga dewasa tersebut, saat ini diamankan di Mapolres untuk diklarifikasi alasan dan tujuan mereka kabur dari kamp penampungan.
"Masih kita gali mau kabur ke mana mereka, apakah untuk menemui keluarga, ke mana tujuan mereka masih digali," ujarnya kepada wartawan, usai menghadiri pertemuan dengan delegasi uni eropa dan IOM di Pendopo Bupati Pidie, Rabu (25/1).
Polisi mengaku kesulitan masalah bahasa, karena penerjemahnya dari kalangan Rohingya sendiri.
Kendati demikian, soal ke negara mana tujuan mereka, maka akan dikomunikasikan dengan IOM dan UNHCR sebagai lembaga yang menangani pengungsi.
Sebelumnya, Pj Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto, Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali, Kepala Kejaksaan Negeri Pidie, Gembong Priyanto menerima kunjungan delegasi Uni Eropa dan IOM di Pendopo Bupati membahas keberadaan pengungsi Rohingya yang saat ini ditampung di Pidie.
Dalam pertemuan tersebut juga terungkap bahwa tujuan para pengungsi Rohingya adalah ingin pergi ke Negara Malaysia. (Muhammad Isa)






Komentar