Matangkuli dan Pirak Timu Terparah Banjir di Aceh Utara
Foto: Mulyadi/HabaAceh.idLhoksukon - Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara melaporkan terdapat dua Kecamatan di Aceh Utara yang terendam banjir. Kedua kecamatan itu, yakni Kecamatan Matangkuli dan Pirak Timu.
Kalaksa BPBD Aceh Utara, Asnawi, menyebutkan banjir ini diakibatkan luapan Krueng Keureutoe dan Krueng Pirak usai hujan deras yang melanda kawasan tersebut selama sepekan terakhir.
"Untuk saat ini Kecamatan Matangkuli dan Pirak Timu, menjadi wilayah paling parah terdampak, dengan ribuan warga terpaksa mengungsi dan ratusan hektar lahan pertanian terendam air," katanya.
Asnawi menyebutkan banjir mulai terjadi pada Selasa (8/10) sekitar pukul 00.00 WIB. Hujan yang terus-menerus mengguyur menyebabkan Krueng (Sungai) Pirak dan Sungai Keureuto meluap, sehingga merendam sejumlah gampong di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).
"Hingga saat ini, banjir telah melanda wilayah tersebut sebanyak tiga kali dalam sepekan," ujarnya.
Ia menambahkan hingga kini ketinggian air di Kecamatan Matangkuli mencapai 40-60 cm, yang mengakibatkan kerusakan signifikan pada rumah warga dan infrastruktur jalan.

Tercatat, 22 gampong di kecamatan ini terdampak, dengan total 1.128 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 4.389 jiwa yang menjadi korban. Sebanyak 1.130 unit rumah terendam, serta lebih dari 500 hektar lahan sawah terendam.
Sementara di Kecamatan Pirak Timu terdapat 12 desa terendam banjir, dengan total 1.179 KK dan 3.677 jiwa yang terdampak. Ketinggian air di kawasan ini berkisar antara 40-60 cm, serta menyebabkan sawah seluas 500 hektar terendam.
"Untuk saat ini ada beberapa gampong terpaksa mengungsi akibat banjir, di antaranya Gampong Tanjong Tgk Ali dan Gampong Hagu," katanya.
Hingga saat ini, debit air sungai masih tinggi, dan meskipun air di pemukiman mengalami pasang surut, masyarakat tetap berusaha melanjutkan aktivitas sehari-hari.
Asnawi mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh juga melaporkan kondisi cuaca saat ini sebagai hujan ringan, dengan suhu mencapai 29°C dan kelembapan 76 persen.
"Kita bersama petugas di lapangan telah mengintensifkan pemantauan dan siaga di berbagai pos untuk menjamin keselamatan masyarakat," pungkasnya.









Komentar