Lapas Kelas II B Meulaboh Berkoordinasi dengan Polres Cari Tahanan Kabur
Meulaboh – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Meulaboh masih mencari Fendi Marzukiadi bin Safril, tahanan kejari Nagan Raya yang kabur dari Lapas pada Kamis (8/8) lalu.
Kasi Pembinaan dan Pendidikan Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan (Binadik) Lapas Kelas II B Meulaboh, Diasta Trismayadi, mengatakan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polres Aceh Barat dan Nagan Raya untuk mencari tahanan yang kabur tersebut.
“Dari informasi yang didapat tim masih mencari sampai sekarang, kita juga telah melakukan eksploring kepada pihak Polres Aceh Barat dan Nagan Raya karena tahanan ini masih milik pengadilan, maka kita beritahu juga ke mereka,” kata Diasta, Kamis (15/8).
Hingga saat ini belum diketahui penyebab tahanan tersebut nekat melarikan diri dari Lapas Kelas II B Meulaboh.
“Tidak ada, murni tunggal (tanpa ada keterlibatan tahanan lain dalam proses pelariannya) kurang lebih sudah satu bulan dia berada di dalam Lapas,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Suka Makmue, Nagan Raya, Fendi Marzukiadi, kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Meulaboh, Aceh Barat.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Meulaboh, Ganda Fernandy mengatakan, Fendi ditahan atas kasus pencurian dan saat ini sedang menunggu sidang lanjutan.
“Tahanan atas nama Fendi Marzukiadi bin Safril yang kabur itu tahanan Kejari Suka Makmue, dan dia sudah sebulan ditahan di Lapas Kelas II B Meulaboh, belum ada vonisnya lantaran masih ada sidang,” kata Ganda, Selasa (13/8).
Ganda menjelaskan, Fendi kabur dari Lapas Meulaboh pada Kamis, 8 Agustus 2024 sekitar pukul 19.27 WIB, usai melaksanakan salat magrib berjamaah.
“Peristiwa pelarian ini baru diketahui oleh petugas setelah dilaksanakan kegiatan salat maghrib berjamaah di masjid Lapas. Ketika penghuni Blok A dimasukkan ke dalam kamar masing-masing dan dihitung jumlah penghuni kamar ternyata kurang satu orang di kamar A/05,” ujarnya.










Komentar