Breaking News

Gatal-gatal, Ispa Hingga Diare Mulai Dirasakan Korban Banjir di Pidie

Gatal-gatal, Ispa Hingga Diare Mulai Dirasakan Korban Banjir di PidieFoto: Istimewa
Pelayan kesehatan pasca banjir di Gampong Cot Teungoh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Disebutkannya, penyakit yang banyak dialami pasca banjir adalah gatal-gatal, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan diare.

Pidie - Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie pekan lalu, sudah surut. Kini warga yang menjadi korban banjir mulai terserang penyakit, seperti ispa, gatal-gatal, dan gangguan pencernaan.

Kepala Puskesmas Kecamatan Pidie, dr Susi Yanti Eka Sartika menjelaskan, pihaknya telah menurunkan petugas kesehatan ke gampong-gampong untuk memberikan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan yang ditimbulkan dari banjir.

"Petugas medis sejak Senin (24/1) sudah memberikan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan dengan cara mendatangi warga ke gampong-gampong yang menjadi korban banjir," ujarnya, Jumat (27/1). 

Disebutkannya, penyakit yang banyak dialami pasca banjir adalah gatal-gatal, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan diare.

Kemudian, di musim hujan seperti ini, kata dia, warga juga perlu mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBd).

Masyarakat diminta waspada dan membiasakan hidup bersih dengan menerapkan 3M (menimbun, menguras, dan mengubur) agar nyamuk tidak berkembang biak. 

Sebagaimana diketahui Kecamatan Pidie merupakan satu dari 21 kecamatan di Kabupaten Pidie yang mengalami dampak banjir. Sebanyak 258 rumah penduduk terendam, 1.338 jiwa dilaporkan mengungsi saat banjir melanda kecamatan itu. 

Untuk menangani bencana banjir, Pemerintah Kabupaten Pidie, Senin (23/1) lalu telah menetapkan status darurat bencana selama 14 hari sejak ketetapan itu diputuskan. (Muhammad Isa)

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...