Basarnas Evakuasi ABK asal Myanmar di Selat Benggala Karena Sakit
Foto: Dok, istimewa Banda Aceh – Basarnas Banda Aceh mengevakuasi seorang anak buah kapal (ABK) SM Santos, bernama Win Htut (52), warga negara Myanmar di Perairan Selat Benggala, Aceh Besar, Selasa (3/1) malam.
Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain mengatakan, ABK kapal kargo berbendera Marshall itu dievakuasi karena mengalami sakit saat berlayar dari Argentina menuju Singapura.
“Korban dievakuasi di Perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar karena mengalami demam yang disertai sakit pada bagian dalam perut,” kata Ibnu Harris dalam keterangan tertulis, Rabu (4/1) dini hari.
Ibnu Harris menjelaskan, proses evakuasi itu dilakukan usai mendapatkan laporan tentang adanya awak kapal yang mengalami sakit. Pada pukul 21.35 WIB Tim Rescue Basarnas Banda Aceh bersama unsur terkait bergerak ke lokasi evakuasi menggunakan KN SAR Kresna 232
“Pukul 21.55 WIB KN SAR Kresna 232 tiba serta sandar pada lambung kiri kapal SM Santos,” sebutnya.
Kemudian, kata Ibnu Harris, pada pukul 22.00 WIB tim mempersiapkan proses evakuasi korban dari atas kapal SM Santos ke Kapal KN SAR Kresna 232.
Selanjutnya, pada pukul 23.15 WIB proses evakuasi selesai dilakukan. Lalu KN SAR Kresna 232 bergerak dari titik medevac menuju pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh.
“Pukul 23.30 WIB Tim SAR gabungan tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, selanjutnya korban dibawa menuju rumah sakit Fakinah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” pungkasnya.







Komentar