Banyak Kendaraan di Aceh Bolak-balik Isi Solar hingga Ratusan Liter

Banyak Kendaraan di Aceh Bolak-balik Isi Solar hingga Ratusan LiterFoto: Rianza/HabaAceh.id
Antrean panjang di salah satu SPBU di kawasan Kota Banda Aceh.

“Hampir setiap hari mengisi BBM solar subsidi sampai ratusan liter. Ini menunjukan ada indikasi pihak yang tidak baik dan curang,” kata Mahdinur.

Banda Aceh – Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh Mahdinur mengatakan, selama ini banyak kendaraan melakukan kecurangan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

Berdasarkan pantauan di lapangan, kata Mahdinur, banyak kendaraan dengan nomor polisi (nopol) yang sama bolak-balik melakukan pengisian BBM solar subsidi. Bahkan jumlah BBM yang diisi mencapai ratusan liter. 

“Hampir setiap hari mengisi BBM solar subsidi sampai ratusan liter. Ini menunjukan ada indikasi pihak yang tidak baik dan curang,” kata Mahdinur kepada HabaAceh.id, Selasa (3/1). 

Menurutnya, siasat jahat seperti itu sangat merugikan masyarakat. Pasalnya, banyak warga yang memang membutuhkan BBM Solar bersusidi tapi malah tidak kebagian.

“Masyarakat juga terpaksa harus mengantre karena ketersediaan BBM tersebut sudah menjadi terbatas,” ujarnya.

Padahal, kata Mahdinur, kuota BBM yang diberikan kepada Pemerintah Aceh selama ini sudah diperhintungkan dan dialokasikan cukup. 

Oleh karena itu, Mahdinur berharap masyarakat dapat mematuhi Surat Edaran (SE) yang diterbitkan oleh Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki terkait pengendalian pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) tertentu solar subsidi (Biosolar). 

“Sehingga BBM Solar subsidi tersedia cukup dan dimanfaatkan oleh pihak yang benar-benar tepat sasaran dan proporsi. Tidak untuk ditimbun,” ungkapnya.

Diketahui, SE bernomor 542/21981 tersebut diterbitkan guna mencegah antrean panjang yang selama ini kerap terjadi saat pengisian BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pada poin keenam SE itu dirincikan jenis kendaraan dan batas pembelian BBM subsidi (Biosolar) per harinya. Di mana, kendaraan pribadi roda empat paling banyak bisa membeli sebesar 25 liter per hari, kendaraan pribadi roda enam paling banyak sebesar 40 liter per hari dan kendaraan umum/barang roda empat paling banyak sebesar 80 liter per hari.

Kemudian, kendaraan umum angkutan barang roda enam paling banyak 60 liter per hari, kendaraan umum angkutan barang lebih dari roda enam paling banyak 200 liter per hari dan kendaraan umum angkutan orang lebih dari roda enam paling banyak 200 liter per hari. 

“SE tersebut merupakan tinjut (tindak lanjut) dari rapat koordnasi lintas instansi bulan lalu. Di mana terjadi antrian disebabkan perbedaan harga yg sangat besar antara BBM subsidi dengan nonsubsidi,” kata Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA dalam keterangan tertulis, Selasa (3/1).

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...