Banjir Rendam Kantor-Perkampungan di Pidie, 4.897 Warga Mengungsi

Banjir Rendam Kantor-Perkampungan di Pidie, 4.897 Warga Mengungsi Foto: istimewa

"Cuaca saat ini masih ekstrim, harus tetap waspada terhadap bencana," ujarnya.

Pidie - Hujan deras yang disertai angin kencang telah menyebabkan Kabupaten Pidie kembali dilanda banjir. Akibatnya, ribuan warga di sejumlah kecamatan di daerah itu harus mengungsi karena rumahnya terendam banjir.

Tak hanya banjir, angin kencang juga melanda wilayah itu. Akibatnya, puluhan unit rumah warga atapnya roboh terhempas badai pada Minggu, (29/1) malam.

Berdasarkan informasi diperoleh, kerusakan akibat badai dan hujan deras terjadi di Gampong Baroh Beureleung, Gampong Paya dan Gampong Mee Kecamatan Grong grong, serta di Gampong Dayah Baroh, Kecamatan Batee.

Selain itu, kubah Masjid Baitannur Kemukiman Bintang Hu, Kecamatan Batee juga dihempas badai hingga roboh ke bawah.

Sejumlah perkantoran dan jalan protokol di Kota Sigli dilaporkan juga terendam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupeten Pidie, Muhammad Rabiul menyebutkan, sebanyak 1.819 rumah warga terendam, 4.897 warga atau 1.362 KK mengungsi akibat banjir yang melanda sejumlah kecamatan.

"Banjir saat ini masih merendam sejumlah gampong di Kecamatan Kota Sigli, Pidie dan beberapa kecamatan lainnya," ujar Rabiul Senin (30/1) malam.

Menurutnya BPBD masih terus mendata kerusakan korban yang ditimbulkan oleh musibah badai dan banjir.

"Cuaca saat ini masih ekstrim, harus tetap waspada terhadap bencana," ujarnya.  (Muhammad Isa)

 

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...