Banjir di Aceh Utara Rendam 10 Kecamatan
Foto: Mulyadi/HabaAceh.id"Saat ini curah hujan masih tinggi dan kita khawatir banjir terus meluas," katanya.
Aceh Utara - Banjir di Aceh Utara meluas hingga merendam 10 kecamatan. Ketinggian banjir di beberapa tempat mencapai satu meter.
"Untuk saat ini banjir terjadi di sejumlah desa di sepuluh kecamatan, kami imbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan, kami terus lakukan monitoring dan pendataan di lapangan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Utara, Asnawi kepada wartawa, Rabu (21/12).
Asnawi menjelaskan, banjir di sepuluh kecamatan itu disebabkan curah hujan dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi. Akibatnya sungai Krueng Keureuto, Krueng Peuto dan sungai Krueng Pase meluap.
Menurutnya ketinggian air di sejumlah kecamatan terdampak banjir bervariasi berkisar 50 centimeter hingga 1 meter.
"Saat ini curah hujan masih tinggi dan kita khawatir banjir terus meluas," katanya.
Berdasarkan data sementara BPBD Aceh Utara ada 10 Kecamatan terendam banjir meliputi Kecamatan Lhoksukon, Samudera, Cot Girek, Matangkuli, Syamtalira Aron, Syamtalira Bayu, Nibong, Banda Baru, Nisam dan Simpang Keuramat.
Asnawi mengatakan data sementara terima pihaknya korban yang mengungsi ada di Kecamatan Samudera sekitar 300 Jiwa yang saat ini berada di Meunasah Gampong Teupin Ara.
Selain itu, curah hujan yang tinggi juga mengakibatkan longsornya tanah badan jalan utama tepatnya Jalan Elak di Gampong Seuneubok Kecamatan Nisam.
"Langkah yang sudah ditempuh memasang tanda berbahaya bagi pengguna jalan bersama Polsek. Sedangkan korban pengungsi saat ini membutuhkan tenda dan sembako," ujarnya.
BPBD Aceh Utara sudah melakukan upaya dengan meminta Camat dan perangkat Gampong dapat melapor secara kontinu perkembangan dan meminta kepada Tim BPBD yang bertugas terus memantau lokasi banjir.





Komentar