Wisata Hulu Sungai Nan Menggoda di Bumi Muda Sedia
Foto: dok. pengunjung Kuala Paret "Buat kamu yang hobi berpetualang dan tantangan, belum lengkap rasanya jika kalian belum mengunjungi tempat ini," ujarnya.
Aceh Tamiang – Berkisah objek wisata di Aceh seakan tiada habisnya. Daerah yang berada di ujung barat pulau Sumatera itu begitu banyak menyimpan pesona mulai dari laut nan bahari, pantai berbulir pasir hingga sungai-sungai yang membelah pegunungan hijau.
Setiap kabupaten di wilayah yang dijuluki Tanah Rencong tersebut memiliki wisata dengan ragam keindahan tersendiri. Seperti khasanah lokasi wisata di hulu sungai Kuala Paret yang tersembunyi di kawasan Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang.
Air bening bak kaca yang mengalir perlahan dari celah kelopak batu kini mulai menghipnotis setiap orang yang mengunjunginya. Pepohonan hijau di bukit sekitar menambah gairah untuk terus berendam sepanjang hari di air bak kolam yang dihimpit bebatuan.
Wisata Kuala Paret di kabupaten yang berjulukan Bumi Muda Sedia itu memang belum begitu terkenal. Namun, akhir-akhir ini mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal pada akhir pekan atau musim liburan. Nuansa alamnya seakan merugi kalau tidak dikunjungi. Penasaran? Silahkan berkunjung ke sana!

Untuk sampai ke Kuala Paret, para wisatawan menempuh penjalanan darat dengan kenderaan bermotor lebih kurang 2 hingga 3 jam dari pusat Kota Kula Simpang, ibu kota Kabupaten Aceh Tamiang. Jalan bebatuan yang dilalui akan memacu adrenalin dan tantangan tersendiri bagi pengunjung.
Namun, rasa lelah akan terobati oleh nuansa alam di sisi kiri dan kanan jalan yang dilalui dengan jarak sekita 47 kilometer. Wisatawan juga tidak perlu khawatir tersesat jika ingin berkunjung ke sana. Mulai dari pekan Pulau Tiga, pusat kota Kecamatan Tamiang Hulu terdapat petunjuk yang mengarahkan pengunjung hingga menemui sebuah papan nama bertuliskan “Objek Wisata Kuala Paret”.
Dari papan mana tersebut pengunjung kembali menempuh perjalanan lebih kurang 10 kilometer lagi dengan melewati perkampungan dan perkebunan kelapa sawit milik AMPI. Di batas kebun sawit tersebut terdapat penunjuk arah, sekitar 300 meter kemudian sampai di tepian Kuala Paret.
Tetiba di lokasi gemuruh air mulai merasuk indra pendengar, kicauan burung seolah mengubah suasana seperti seorang petualang yang berhasil menembus tujuan. Eksotis Kuala Paret siap menebus perjalanan yang melelahkan setelah menempuh perjalanan berjam-jam.
Seorang pengunjung, Indra Syahputra, mengaku baru pertama kali mengunjungi objek wisata Kuala Paret. Sebelumnya, Ia cuma mendengar cerita dari mulut ke mulut dan beberapa teman-temannya saja, dan hanya melihat keindahannya melalui media sosial.
“Kebetulan diajak oleh teman-teman, makanya saya ikut, apalagi saya sedang libur akhir pekan,” kata Indra, beberapa waktu lalu. Ia mengaku kagum dengan objek wisata Kuala Paret. “Lokasinya masih alami. Meskipun untuk bisa ke sini harus capek dulu. Namun setelah tiba di sini, semuanya terbayar dengan pesona alamnya," tutur Indra.
Kata Indra, berwisata di Kuala Paret tidak membuat kantong kering, dan untuk masuknya juga tidak ada pengutipan uang apapun dari pihak warga setempat. "Jadi, buat kamu yang hobi berpetualang dan tantangan, belum lengkap rasanya jika kalian belum mengunjungi tempat ini," ujarnya.
Senada juga disampaikan Reky. Pemuda asal Kecamatan Karang Baru ini memilih Kuala Paret sebagai lokasi berliburan karena kondisinya masih alami. "Lokasinya saya suka, masih alami. Tempat untuk berfoto juga banyak yang bagus. Pastinya lokasi ini sangat cocok dengan jiwa saya yang suka dengan petualangan," ujarnya.

Objek wisata Kuala Paret layak direkomendasikan menjadi salah satu tempat paling tepat untuk menghilangkan penat dari kebisingan kota, terlebih saat libur akhir pekan tiba. Keindahan alamnya semakin memikat karena dikelilingi pepohonan dan lereng yang masih begitu alami.
Bebatuan karang berongga terbelah aliran deras air dari hulu sungai, sehingga menambah kesempurnaan alam ciptaan sang Ilahi. Selain menawarkan kondisi alam yang masih natural, pengunjung juga bisa menghirup udara segar sambil menikmati sejuknya air sungai.







Komentar