Warga Terseret Arus di Aceh Tamiang Ditemukan Meninggal Dunia

Warga Terseret Arus di Aceh Tamiang Ditemukan Meninggal DuniaFoto: istimewa
Evakuasi korban usai ditemukan tim gabungan.

"Dan posisi penemuan korban tersebut tepat di bawah sampan miliknya yang telah di temukan sebelumnya," katanya.

Aceh Tamiang - M Yacob (82), warga desa Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang yang dilaporkan hilang pada, Sabtu, 21/l/2023, berhasil ditemukan. Namun dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Kapolsek Tamiang Hulu Polres Aceh Tamiang, Ipda Rudiono mengatakan, korban berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian selama dua oleh hari personil Polsek Tamiang Hulu dan Team Gabungan Unit Polairud Polres Aceh Tamiang beserta Team Basarnas BPBD Aceh Tamiang dan Basarnas BPBD Kota Langsa bersama warga kampung setempat, tepatnya pada Minggu pagi, 23/1/2023 sekitar pukul 08.00 WIB.

"Ketika ditemukan jasad dalam keadaan tergeletak dengan posisi terlentang dan tersangkut di pohon kelapa sawit dengan kondisi sudah meninggal dunia, posisi di kebun kelapa sawit milik korban," kata Ipda Rudiono.

Rudiono menyebut, lokasi tempat ditemukan-nya jasad M Yacob, sebelumnya diketahui memang terendam banjir saat itu. Dan kedalamannya kurang lebih sedalam 4 meter. 

"Dan posisi penemuan korban tersebut tepat di bawah sampan miliknya yang telah di temukan sebelumnya," katanya.

"Dan saat ini korban sudah berada di rumah duka di dusun Damai, Desa Batang Ara Kecamatan Bandar Pusaka guna dilakukan Prosesi pemakaman," imbuhnya

Sebelumnya, Salah seorang warga Desa Batang Ara, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, M Yakub (80) dilaporkan hilang diduga hanyut terseret arus Sungai Tamiang, Sabtu (21/1) sekira pukul 16.15 WIB.

Kamisan, adik korban mengatakan abang kandungannya diketahui pergi menyeberang sungai dengan menggunakan perahu seorang diri, guna melihat pekerja yang sedang memanen buah kelapa sawit miliknya di kebunnya seberang sungai.

"Namun hingga sore abang tidak juga pulang. Sempat kami bertanya kepada pekerja yang ngutip sawit, tapi mereka tidak mengetahui," kata Kamisan melalui sambungan telepon.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...