Warga Desa Guha Aceh Singkil Belum Merdeka, Sudah 78 Tahun Hidup Dalam Gelap

Warga Desa Guha Aceh Singkil Belum Merdeka, Sudah 78 Tahun Hidup Dalam GelapFoto: Ilustrasi/Freepik.com
Ilustrasi

Aceh Singkil - Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) di Desa Guha Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, hingga kini belum pernah menikmati aliran listrik yang mengalir dan menerangi rumah mereka masing-masing. 

"Padahal, Aceh Singkil sudah menjadi Daerah Otonom selama 24 tahun. Namun, masih ada warga hingga kini belum merasakan merdeka dari kegelapan," kata salah seorang tokoh masyarakat di Desa Guha, Huta Galung kepada HabaAceh.id, Jum'at (30/6).

Menurut Huta Galung, 30 KK itu tinggal di Desa Guha tepatnya warga di Dusun l dan Dusun ll. Jumlah itu, belum termasuk warga yang tinggal di luar Desa tersebut.

"Yang pastinya, ada sekitar 30 KK lah, sudah puluhan tahun tidak merasakan PLN dan hidup dengan kegelapan, bahkan masih menggunakan penerangan lampu minyak atau lampu teplok," ujarnya.

Dikatakan Huta Galung, hal itu bukan faktor keterbatasan ekonomi, namun karena Desa tersebut memang belum terjamah oleh PLN. 

Tak hanya itu, akses jalan Desa Guha menuju desa Lae Gambir dan penghubung kecamatan Simpang Kanan, juga sangat tidak layak dan butuh perhatian dari Pemerintah seperti Desa lainnya di Aceh Singkil.

"Kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan, apalagi ketika saat dilewati, jalan itu berkubang lumpur tanah. Sehingga anak-anak yang sedang sekolah di Desa tersebut mulai dari SD, SMP dan SMA harus menumpang ke rumah saudaranya yang tinggal di luar Desa Guha demi mendapatkan pendidikan,"tuturnya.

Sebagai masyarakat Desa Guha, sebut Huta Galung, berharap Desa mereka mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah baik Kabupaten maupun Provinsi.

"Kami berharap, Pemerintah Daerah agar dapat memberikan listrik lampu penerangan dan pengerasan jalan yang ber-aspal, agar anak-anak kami yang bersekolah mendapatkan fasilitas pendidikan baik," ucapnya.

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Marthunis, mengatakan dalam waktu dekat pihaknya berencana akan meninjau Desa Guha.

"Jika memang benar tidak ada fasilitas PLN, kita akan koordinasikan agar Desa tersebut mendapatkan penerangan, baik secara on-grid maupun off-grid," katanya saat dikonfirmasi HabaAceh.id. (Jeki)

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...