Breaking News

Wapres Ingatkan Jemaah Haji Aceh Tidak Asyik Tawaf di Pasar

Foto: Rianza Alfandi/HabaAceh.id
Wapres Ma'ruf Amin saat melepas keberangkatan jemaah haji embarkasi Aceh di Bandar Udara Internasional SIM Aceh Besar, Rabu (29/5).

Banda Aceh — Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, melepas keberangkatan jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Aceh di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, Rabu (29/5).

Wapres berinteraksi dengan para jemaah di dalam pesawat sebelum lepas landas. Makruf meminta jemaah agar fokus menjalankan ibadah selama berada di tanah suci.

“Jangan sampai tawaf di pasar, tawaf di ka’bah saja,” kata Makruf.

Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan petugas untuk membimbing jemaah haji. Selain itu pemerintah juga menyediakan semua perlengkapan yang dibutuhkan.

Selain itu, Makruf juga mengingatkan jemaah haji Aceh untuk mewaspadai cuaca di Mekkah yang saat ini mencapai panas 42 hingga 43 derajat.

“Saya minta diwaspadai karena cuaca di Mekkah sangat panas, 42 sampai 43 drajat. Sehingga mereka harus menjaga diri selalu membawa air, untuk menghindari panas ektrim,” ujarnya.

Ia berharap jemaah haji Aceh bisa menunaikan ibadah dengan baik dan kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat.

“Jaga diri dan selalu bawa air, supaya bisa mengikuti tata cara pelaksanaan ibadah haji,” ungkapnya.

Sebelumnya, 393 jemaah haji Aceh kloter pertama diberangkatkan menuju tanah suci. Mereka berasal dari Aceh Besar dan Sabang.

Pantauan HabaAceh.id, para jemaah diantar ke Bandara SIM menggunakan 12 unit bus setelah dilepas secara simbolis dari Asrama Haji. 

Bahkan ada beberapa jemaah yang dibawa menggunakan mobil ambulans dan juga ikut dibopong oleh petugas saat menaiki pesawat. 

Para jemaah berangkat ke tanah suci dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia Airways Boeing 377-3U3(ER). Pesawat lepas landas sekitar pukul 18.35 WIB dan akan mendarat di Bandara Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah.

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...