Siaga Nataru, Basarnas Pantau Banda Aceh dan Sabang Lewat Udara

Siaga Nataru, Basarnas Pantau Banda Aceh dan Sabang Lewat UdaraFoto: Dok. Istimewa
Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Banda Aceh, Al Hussain memeriksa anggota saat menggelar apel Siaga SAR Khusus natal 2022 dan tahun baru 2023 (nataru) pada Senin (19/12/2022).

"Disamping itu, untuk pertama kalinya tidak ada pembatasan mobilisasi oleh pemerintah," tambahnya.

Banda Aceh – Basarnas Banda Aceh bakal melakukan pemantauan melalui udara untuk wilayah Banda Aceh dan Sabang. Pemantauan melalui udara dilakukan dalam rangka kegiatan Siaga SAR Khusus Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

"Basarnas Banda Aceh juga akan melakukan pemantauan dari udara dengan dua titik yaitu Banda Aceh dan Sabang," kata Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Banda Aceh, Al Hussain dalam keterangan tertulis diterima HabaAceh.id, Selasa (20/12).

Hussain menyampaikan, siaga SAR khusus dilaksanakan untuk mendukung kegiatan pengaturan dan pengendalian transportasi selama nataru. Selain itu, juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan liburan akhir tahun.

“Walaupun daerah kita mungkin bukan menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatian karena sebagian besar dari kita Muslim, tapi ada saudara-saudara kita yang beragama non-muslim, momen ini juga bertepatan dengan libur sekolah dan libur akhir tahun," ujar Hussain.  

"Disamping itu, untuk pertama kalinya tidak ada pembatasan mobilisasi oleh pemerintah," tambahnya.

Basarnas Banda Aceh, kata Hussain, juga akan menyiagakan sekitar 73 personil yang tersebar di empat pos. Masing-masing ada di Pos SAR Sabang, Pos SAR Langsa, Pos SAR Meulaboh, dan Pos SAR Kutacane, serta dua unit Siaga SAR yaitu Unit Siaga SAR Bireuen dan Unit Siaga SAR Takengon.

Tidak hanya itu, Basarnas Banda Aceh juga telah menyiapkan Kapal KN SAR Kresna 232 dan 5 unit RIB (Rigid Inflatable Boat) atau perahu karet untuk mendukung Siaga SAR.

Kemudian, juga ada peralatan penyelamatan di air, peralatan penyelamatan pada kecelakaan lalu lintas, peralatan penyelamatan di gunung hutan dan penyelamatan di reruntuhan bangunan.

"Nantinya tim yang melaksanakan siaga SAR Khusus akan mobile ke tempat-tempat wisata dan titik-titik jalur arus mudik seperti bandara dan pelabuhan," katanya.

Hussain berharap dengan adanya kegiatan Siaga SAR ini dapat menunjukkan bahwa Basarnas mempunyai peforma yang bagus dan cepat tanggap dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Peliharalah dan tingkatkan kesiapan personil, alat utama (alut) dan peralatan agar kecepatan waktu tanggap dan waktu tempuh dapat tercapai secara maksimal demi terwujudnya Quick Response of SAR," demikian Hussein.

Editor:

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...